Tangani Pasien Covid-19, Perawat Rusia Terancam Dipecat, Ada Apa?

Tangani Pasien Covid-19, Perawat Rusia Terancam Dipecat, Ada Apa?

INILAH, Moskow - Seorang perawat di Rusia terancam dipecat gara-gara menangani virus corona. Apa pasal?

Rupanya, pihak rumah sakit menganggap aksinya terlalu vulgar. Dia hanya mengenakan lingerie yang dibalut dengan alat pelindung diri yang transparan.

Perawat yang namanya tak disebutkan itu berusia pada kisaran 20-an tahun. Kepada kepala rumah sakit di Kota Tula, dia mengatakan mengenakan seragam perawat dibalut ADP membuatnya merasa terlalu panas.

Setelah foto perawat wanita itu beredar luas di media sosial, dia langsung mendapat hukuman karena tak mengenakan pakaian medis yang pantas. Kini, sang perawat bahkan terancam dipecat.

Sang perawat kepada bosnya di Rumah Sakit Umum Daerah Tula, mengatakan dia tak menyadari ADP yang dia kenakan saat merawat pasien Covid-19 itu transparan. Karena itu, dia santai saja meski tahu pasien yang dia rawat adalah seorang pria.

Meskipun memiliki alasan, Kantor Kementerian Kesehatan Wilayah dilaporkan akan mengambil sanksi disiplin terhadap sang perawat. Dia dianggap menyalahi aturan pakaian yang pantas bagi seorang perawat.

Perawat itu tak berbicara lagi kepada publik tentang insiden itu. Apa tindakan yang diambil terhadap dirinya juga tak terungkap.

Rusia memiliki kasus Covid-19 lebih dari 300 ribu pasien terinfeksi dengan tingkat kematian mencapai 2.972. Meski begitu, pemerintah Moskow dituduh menyembunyikan fakta sebenarnya karena ada yang menilai angka kematian lebih tinggi.

Tula sendiri adalah wilayah di sebelah barat Rusia. Di Tula, terdapat 2.637 pasien positif dengan 19 di antaranya meninggal dunia.