Kostum Man City: Batik Atau Bakteri di Miksroskop?

Kostum Man City: Batik Atau Bakteri di Miksroskop?

INILAH, Manchester - Kompetisi musim ini saja belum jelas kapan berakhir, tapi Manchester City sudah menyiapkan kostum untuk musim depan. Kostum ketiganya menyerupai batik, tapi fans mereka menyebut seperti bakteri di bawah mikroskop.

Kostum ketiga Manchester City yang dikeluarkan Puma, menjadi pembicaraan sekaligus juga kritikan. Itu setelah FootyHeadline mengungkapkan penawaran kostum baru tersebut di media sosial.

Di tengah perlombaan menghasilkan gaya sepak bola yang unik dan baru dari kostum, pabrikan kian meningkatkan ketegasan dengan desain mereka.

Tapi, kostum ketiga Manchester City, mendapat kecaman secara terbuka. Secara resmi, kostum tersebut memiliki skema warna Whisper White & Peacoat, merujuk pada musik indie. "Musik Manchester selalu berpengaruh terhadap band-band di dunia," ujar Puma menggambarkan desain tersebut.

Mereka menyebutkan, Top of The Pops menjadi siaran BBC dari 1964 hingga 2006, sejatinya direkam di Manchester. Kostum ketiga Manchester City itu terinspirasi dari motif kembang Paisley yang diasosiasikan dengan musik pop Inggris tahun 1960-an dan 1990an.

Meski begitu, kalangan suporter tak begitu menyambutnya saat mendiskusikan di media sosial. "Serius, kenapa Puma berpikir ini jadi ide yang bagus memiliki kostum menyebupai gelas pecah dan sel di bawah mikroskop? Makin sedikit yang beli kostum adalah sesuatu yang buruk dalam model bisnis," kata seorang penggemar Manchester City.