H-1 Jalur Mudik Selatan Nagreg Terpantau Lengang

H-1 Jalur Mudik Selatan Nagreg Terpantau Lengang

INILAH, Bandung-Sehari jelang Idul Fitri (H-1) jalur mudik selatan terpantau lengang. Larangan mudik ke kampung halaman menjadi penyebab sepinya jalur Nagreg biasanya selalu ramai dilintasi berbagai jenis kendaraan pemudik kearah Garut, Tasikmalaya hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur itu.

Berdasarkan pantauan INILAH, dari pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga siang pukul 15.30 WIB, kendaraam yang melintas disepanjang Jalan Raya Bandung-Garut tepatnya di kawasan Nagreg Kabupaten Bandung, terpantau lengang. Kendaraan yang melintas dari arah barat maupun dari arah sebaliknya terlihat jarang. Adapun kendaraan yang bisa dikatakan masih banyak melintas adalah kendaraan pengangkut barang seperti mobil box dan truk. Sedangkan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua, mespikun ada namun relatif sedikit.

"Sejak H-1 sampai hari ini kendaraan yang lewat yah begini saja jarang. Mungkin karana ada larangan mudik, padahal biasanya jalur Nagreg itu paling terkenal karena kemacetannya setiap tibanya arus mudik," kata Asep Makmun (56) salah seorang warga Nagreg, Sabtu (23/5/2020).

Menurut Asep, sepinya kendaraan pemudik yang melintas disepanjang jalur Nagreg ini, membuat suasana jalan dan pemukam disepanjang jalan itu terbawa sepi. Padahal biasanya, padatnya arus kendaraan saat musim mudik tiba membawa keramaian dan berkah usaha bagi warga yang tinggal disepanjang jalur Nagreg tersebut.

"Biasanya penduduk disini kan banyak yang mengais rejeki di jalan. Ada yang usaha makanan minuman, oleh oleh, pedagang asongan sampai ada juga yang jual jasa dorong mobil mogok. Yah intinya perekonomian rakyat disini lumayan menggeliat lah setiap musim mudik. Tapi sekarang sejak adanya wabah virus corona sekitar tiga bulan, usaha kami sepi, warung dan tempat usaha lainnya kebanyakan tutup," ujarnya.(rd dani r nugraha).