Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup 14 Hari

Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup 14 Hari
net

INILAH, Cimahi - Buntut positif Covid-19 yang menimpa dua pedagang Pasar Antri, Pemkot Cimahi menutup sementara operasional pasar yang berada di Jalan Sriwijaya Raya itu. Penutupan diberlakukan hingga 14 hari ke depan.

Pengelola Pasar Antri Johny Hanjelin membenarkan jika Pasar Antri akan ditutup selama dua pekan akibat dua pedagangnya positif Corona. Dirinya pun mengaku akan kesulitan berkomunikasi dengan para pedagang yang jumlahnya mencapai 800 orang tersebut.

"Komunikasi dengan pedagang belum, baru hari ini ditutup. Kebetulan memang lebaran biasanya libur dua hari, setelah itu mulai buka. Nanti kita komunikasikan ke pedagang pas buka hari Selasa," katanya, belum lama ini.

Johny mengungkapkan, dua orang yang dinyatakan positif corona itu yakni pedagang kelontong dan pedagang kerudung. Mereka ikut swab test di pasar pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Sebelumnya juga kerumunan masyarakat Cimahi di Pasar Antri selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jawa Barat sempat viral di media sosial. Banyak yang menyayangkan masyarakat tak mengikuti aturan PSBB.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengatakan, penutupan pasar juga merupakan arahan langsung dari Wali Kota Cimahi sambil petugas melakukan sterilisasi area pasar.

"Ada tiga akses utama masuk pasar, dua dari Jalan Sriwijaya dan satu dari Jalan Sisingamangaraja semua ditutup. Terminal angkot juga ditutup. Kita pasar water barrier dan Satpol PP Line, angkot tidak boleh ngetem di depan pasar," jelasnya.

Untuk mengantisipasi adanya pedagang yang menggelar lapak di jalan raya depan Pasar Antri, pihaknya akan memasang pembatas dan menyiagakan personel.

"Kalau ada yang membandel berjualan di depan pasar, kita berkoordinasi dengan Satpol PP melakukan penertiban. Kita juga pasang pembatas," tegasnya. (Ahmad Sayuti)