PKL Lawang Saketeng dan Pedati Akhirnya Direlokasi Ke Pasar

PKL Lawang Saketeng dan Pedati Akhirnya Direlokasi Ke Pasar
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pemkot Bogor membongkar sisa-sisa lapak para pedagang kaki kima (PKL) di Jalan Pedati-Lawang Seketeng pada Selasa (26/5/2020) pagi. Diketahui para PKL telah membongkarkan lapaknya pada Sabtu (23/5/2020) malam secara sukarela.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, nantinya para pedagang tersebut akan di masukan ke dalam pasar. Didalam disiapkan 700 lapak, nanti kawasan bekas PKL akan ditata melalui bantuan Pemprov Jawa Barat, tapi ditunda tahun depan. 

"Sekarang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan membersihkan drainasenya, gorong-gorong nya dulu, itu kan sudah puluhan tahun menumpuk sampah jadi PUPR hari ini lansung bekerja membersihkan itu, bertahap kami tata," ungkap Bima, Selasa (26/5/2020).

Bima menambahkan, PKL Pedati-Lawang Saketeng, malam takbiran adalah masa terakhir pedagang berjualan di kawasan ini. Selain itu Pemkot Bogor memberikan toleransi dua hari karena masih suasana lebaran.

"Hari ini kami turun semua untuk melangsungkan ini dan pedagang sudah sepakat untuk masuk ke dalam pasar. Kami berharap bukan saja membuat pedagang lebih nyaman di dalam tapi bisa mengurangi kemacetan, tidak ada menumpuk kendaraan dan paling utama adalah di masa Covid-19 ini tidak ada penumpukan disini karena salah satu titik kumpul manusia di Lawang Saketeng dan Pedati ini kalau ditarik ke dalam insyaallah disitu lebih mencair lagi," bebernya.

Sementara, Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach menuturkan pihaknya melakukan sterilisasi kawasan Lawang Saketeng dan Pedati, PKL ada dua yang pakai lapak ada yang langsung gelar pada malam hari yaitu PKL sayuran juga dan semacamnya. Tahap pertama ini dibongkar semua yang lapak tenda. 

"Nah setelah ini beres yang pagi, untuk PKL malam kami lakukan penyekatan untuk mobil sayur yang akan masuk ke areal tersebut. Yang berikutnya para pedagang sudah terdaftar masuk ke pasar, kami arahkan untuk masuk pasar Bogor," tuturnya.

Agus menjelaskan, pihaknya saat ini melakukan penjagaan sekitar lokasi, sebelum pembongkaran pihaknya melakukan pendekatan dan menggeser PKL masuk ke arah Pasar Bogor. Tentunya kegiatan ini dengan didukung oleh TNI dan Polri. Akses ke Lawang Saketeng dan Pedati hanya dua saja. Lapak sudah dibongkar permanen, semua pedagang disana kita lakukan penjagaan setelahnya, kami melakukan dengan pola Ya begitulah muncul pedagang kita langsung ditindak. Total diterjunkan 460 personil gabungan dan akan berjaga siang dan malam," pungkasnya. (Rizki Mauludi)