Warga Tutup Paksa TPS Liar di Ruas Jalan Tuparev

Warga Tutup Paksa TPS Liar di Ruas Jalan Tuparev
Ilustrasi (maman suharman)

INILAH, Cirebon - Sampah yang menumpuk di Jalan Simega 2, Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung yang juga masuk ruas Jalan Tuparev Kabupaten Cirebon, meresahkan warga.

Tumpukan sampah yang lokasinya tepat di belakang salah satu hotel, menimbulkan bau yang menyengat. Warga pun menilai dinas terkait tidak mempunyai kepedulian sama sekali.

"Sampahnya sudah menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap. Atas inisiatif warga Jalan Simega 2, kami tutup. Kita juga sudah melaporkan ke pihak desa, tapi terkesan tidak peduli," ungkap salah satu warga sekitar, Kismoyo, Selasa (26/5/2020).

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karin yang menerima aspirasi warga, langsung mendatangi lokasi tersebut. Siska mengaku kaget karena memang terbukti tumpukan sampah sangat meresahkan warga setempat . Di samping itu, melubernya sampah sampai menutupi menutupi akses jalan.

"Pemilik tanah kosong ini, tidak mengetahui kalau lahannya digunakan untuk pembuangan sampah liar. Wajar jika warga merasa resah atas sampah yang ada," kata Siska.

Siska menduga, yang membuang sampah di lokasi tersebut bukan hanya sampah rumah tangga, melainkan restoran, hotel, dan lain-lain. Bahkan, selain di lokasi tersebut, masih ada 2 titik TPS liar lagi.

Atas hal itu, pihaknya berharap Pemkab Cirebon melalui dinas terkait segera melakukan penutupan dan pembersihan. Hal ini, agar memberikan rasa nyaman dan segera mencari tau siapa oknum yang membuang sampah sembarangan itu.

"Kami minta dinas terkait segera turun tangan, agar memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. TPS liar yang ada juga harus ditutup. Bila perlu, cari oknumnya yang bikin resah warga," pinta Siska.

Sayang, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon Fitro, belum memberikan komentar apa-apa. Beberapa kali dihubungi lewat Telepon maupun lewat Whatsapp tidak dibalas. (maman suharman)