Terlibat Kasus Narkoba, Jabatan ASN di Kabupaten Bandung Dicopot

Terlibat Kasus Narkoba, Jabatan ASN di Kabupaten Bandung Dicopot
Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Wawan Ridwan. (net)

INILAH, Bandung - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung mencopot jabatan seorang Aparat Sipil Negara (ASN) yang kedapatan membawa narkoba. ASN tersebut dicopot jabatannya karena kedapatan membawa pil ekstasi saat melintas di check point PSBB dan ditangkap oleh anggota Polsek Gedebage, Kamis (21/5/2020).

"Jabatannya telah dicopot sementara," kata Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Wawan Ridwan, Rabu (27/5/2020).

Selain dicopot jabatannya, kata Wawan, sanksi berat bakal dijatuhkan kepada yang bersangkutan jika hasil tes narkobanya positif. "Masih menunggu hasil tes dari Polrestabes Bandung. Kalau ternyata positif menggunakan narkoba, akan diberikan sanksi berat," ujarnya.

Sanksi berat yang akan diberikan, mulai dari pencopotan jabatan secara tetap sampai penurunan pangkat. "Jika sudah ada keputusan pengadilan menyatakan yang bersangkutan terlibat narkoba, bisa dipecat dari status ASN-nya, karena telah mencoreng citra ASN," katanya.

Wawan menegaskan, pihaknya tidak akan main-main dengan pemberian sanksi kepada ASN yang terlibat dalam narkoba. Kasus yang menimpa tersangka ini, seharusnya menjadi contoh bagi ASN lainnya, agar tidak terjerumus pada perbuatan melanggar hukum. (rd dani r nugraha)