Pusat Perbelanjaan Siap Sambut Kebijakan New Normal di Jabar

Pusat Perbelanjaan Siap Sambut Kebijakan New Normal di Jabar
net

INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dipastikan akan segera menerapkan kebijakan new normal. Artinya, sektor perekonomian seperti mal atau pusat perbelanjaan siap buka kembali.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jabar Arman Hermawan mengungkapkan kebijakan new normal diharapkan dapat membawa semangat baru, khususnya dalam sektor perekonomian.

Meski begitu, lanjut Arman, perekonomian di mal atau pusat perbelanjaan tidak akan langsung pulih seratus persen. Namun, hal tersebut diyakini akan menjadi angin segar bagi para pekerja atau pengusaha di sebuah mal.

"Ini menjadi spirit baru, gaya hidup baru dengan dibukanya pusat belanja memang tidak akan pulih 100 persen tetapi minmal sudah bergerak tidak akan terlalu parah lagi kondisinya. Pegawai toko bisa bekerja lagi dan dapat penghasilan lagi dari kehidupan masyarakat yang sebelumnya terhenti," ucap Arman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (27/5/2020).

Arman mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penyesuaian terlebih dahulu sebelum kebijakan new normal dilakukan pada 1 Juni mendatang. Hal itu dilakukan, untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam memasuki fase kehidupan baru atau new normal.

"PSBB berakhir kan tanggal 29 dan 30 Mei, mal bisa buka dan ada kebijakan untuk buka tanggal 1 dari Pemerintah, kita pasti akan mengikuti aturan pemerintah yang ada," ungkap Arman.

"Untuk bukanya memang tanggal 30 karena kan butuh persiapan tidak bisa langsung buka begitu saja. Jadi tanggal 30 untuk pemanasan," sambungnya.

Selain itu, Arman juga memastikan pihak mal akan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Dia juga mengaku, sudah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait hal tersebut.

"Ini juga ada satgas Covid-19 yang melibatkan dinas kesehatan dan rumah sakit setempat, serta ada protokol utama menjaga dari pintu masuk dan wajib penggunaan masker," ungkap Arman.

Saat disinggung prediksi animo masyarakat akan dibuka kembalinya mal, Arman menambahkan diperkirakan pengunjung tidak akan terlalu membeludak. Pasalnya, fase masyarakat sangat membutuhkan kebutuhan pokok sudah dilewati.

"Masa-masa orang butuh bahan pokok dan belanja pakaian sudah lewat, jadi tidak akan sampai membeludak pengunjung," pungkasnya.

Perlu diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan penerapan new normal akan segera dilakukan pada Senin (6/1/2020) mendatang. Angka reproduksi Covid-19 di Jawa Barat berada di angka 1,09 dan Tingkat kewaspadaan tiap daerah juga menjadi patokan dalam pemberlakuan fase kehidupan baru atau new normal di Jabar. (Ridwan Abdul Malik)