Andai Liga 1 Dilanjut, Borneo FC Ajukan Syarat-syarat Ini

Andai Liga 1 Dilanjut, Borneo FC Ajukan Syarat-syarat Ini
Presiden Borneo FC Nabil Husein Said. (Antara Foto)

INILAH, Jakarta- Borneo FC mengajukan beberapa syarat jika PSSI memutuskan untuk melanjutkan liga yang diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19.

Ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu (27/5/2020), Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menyebut bahwa kalau liga bergulir kembali, dia ingin ada penambahan subsidi.

"Saya ingin subsidi bisa ditambah mengingat liga akan berjalan tanpa penonton kalau berlangsung kembali. Sehingga harus ada pembicaraan mengenai 'rating' TV dan 'sharing'," ujar Nabil.

Kemudian, pihak klub berjuluk Pesut Etam juga meminta kesempatan untuk merevisi kontrak.

Sebab, menurut Nabil, kondisi keuangan Borneo saat ini dalam kesulitan karena ketiadaan kompetisi.

Sponsor Berhenti

Sponsor-sponsor berhenti memberikan dukungan dan rumit bagi klub menemukan tambahan sponsor baru.

"Mengenai kontrak harus direvisi dan mencari jalan terbaik bersama. Ini agar tidak membebani klub. Sekarang sudah sangat berat menjalankan klub tanpa adanya pemasukan sama sekali. Sponsor pun stop. Kami harus mencari sponsor tambahan tetapi tidak mudah bagi tim, khususnya di Kalimantan Timur seperti kami, untuk melakukannya," tutur Nabil.

Selanjutnya, Borneo FC juga meminta PSSI untuk menyediakan protokol kesehatan yang ketat andai liga dilaksanakan lagi.

Kemudian, tentang pengetesan COVID-19 yang disebut PSSI menjadi prosedur wajib, Borneo berharap hal itu tidak lagi menjadi beban klub.

"Harapan saya, PSSI bisa mendukung klub mengenai pengetesan itu," kata Nabil.

Kelanjutan Kompetisi

Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 diliburkan sejak pertengahan Maret 2020 karena pandemi COVID-19. PSSI menegaskan bahwa kelanjutan kompetisi itu bergantung pada kebijakan pemerintah.

Melalui SKEP/48/III/2020 yang dikeluarkan pada akhir Maret 2020, PSSI memutuskan bahwa jika pemerintah memperpanjang status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona yang saat ini ditetapkan pada 29 Februari-29 Mei 2020, Liga 1 dan 2 Indonesia 2020 akan disetop.

Akan tetapi, kalau pemerintah tidak memperlama masa darurat tersebut, PSSI akan kembali menggulirkan Liga 1 dan 2 musim 2020 mulai tanggal 1 Juli 2020. (antara)