65 Persen Klub Ingin Liga 1 Setop, Ini Kata Wak Umuh

65 Persen Klub Ingin Liga 1 Setop, Ini Kata Wak Umuh

INILAH, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar memiliki harapan besar pada PSSI dalam memutuskan nasib Liga 1 2020 pada 29 Mei nanti.

Tanggal tersebut merupakan penentuan status tanggap darurat virus Corona (Covid-19) yang dikeluarkan pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Umuh berharap induk organisasi sepak bola tanah air itu memiliki keputusan yang tepat dan akurat. Sebab dari hasil rapat virtual yang dilakukan pada Rabu (27/5/2020), keinginan berbeda dikeluarkan para kontestan. 

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto serta dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi dan beberapa anggota Komite Eksekutif PSSI itu ditemukan sebanyak empat klub yakni Madura United FC, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, dan Bhayangkara FC menginginkan Liga 1 2020 dihentikan. 

Lalu delapan klub seperti PSM Makassar, Barito Putera, Persita Tangerang, Tira Persikabo, Persela Lamongan, Persija Jakarta, Persik Kediri dan PSS Sleman menginginkan Liga 1 2020 dihentikan dan diganti dengan format baru atau turnamen.

Lima tim lainnya seperti Persiraja Banda Aceh, Borneo FC, Bali United, Arema FC termasuk Persib Bandung memilih Liga 1 dilanjutkan. Sementara satu tim sisanya yakni Persipura Jayapura memilih abstain atau tidak ada opsi, menunggu keputusan Pemerintah soal tanggap darurat Covid-19.

"Jadi yang saya lihat ini 18 klub, hampir 60-65 persennya tidak mau melanjutkan. Kita tentu harus menghargai dan saling menghormati orang yang tidak mau melanjutkan. Karena ada juga yang ingin melanjutkan," ujar Umuh saat dihubungi, Kamis (28/5/2020). (muhammad ginanjar)