MUI Jabar Siap Sambut New Normal Sebagai Semangat Baru Beribadah

MUI Jabar Siap Sambut New Normal Sebagai Semangat Baru Beribadah
net

INILAH, Bandung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyambut baik rencana kebijakan new normal yang akan diterapkan pada Senin (1/6/2020) mendatang. Kondisi new normal pun dinilai jadi bagian ikhtiar memakmurkan kembali masjid.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (28/5/2020).

"Tentu kita sambut new normal dalam bidang keagamaan, ibadah dan tempat ibadah. Menurut kami bagus langkah ini," ucap Rafani.

Meski begitu, Rafani menyadari untuk kembali normal seperti sediakala membutuhkan proses atau waktu. Namun, New Normal diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat ummat dalam beribadah.

"New normal adalah kehidupan normal dengan suasana baru jadi artinya masih ada pembatasan. Ini kan langkah-langkah bertahap, jadi mal juga dibatasi. Kami melihat semua itu dalam rangka pertahapan," ungkap Rafani.

"Menurut saya kan ini masa pemulihan kan nggak bisa langsung. Kayak orang sakit kan nggak bisa langsung main (sepak) bola," ujar Rafani.

Saat disinggung persiapan MUI Jabar dalam memasuki fase tersebut Rafani menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para pengurus DKM di Jawa Barat. Para DKM pun akan diminta untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan saat memasuki fase new normal.

"Protokol medis tetap dianjurkan pertama lantai itu harus di pel dibersihkan diberi disinfektan. kemudian kedua karpet, di depan masjid harus ada pencuci tangan atau hand sanitizer kemudian dianjurkan pada jemaah pake masker dan salat itu bisa dibikin jarak antar sajadah antar karpet," pungkas Rafani. (Ridwan Abdul Malik)