Perubahan itu Singkat, Pigai Singgung Era Soeharto

Perubahan itu Singkat, Pigai Singgung Era Soeharto
istimewa

INILAH,  Jakarta - Aktivis Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai mengenang saat Presiden ke-2 Soeharto mundur dari jabatannya tahun 1998.

"Sekedar bagi Informasi ttg sejarah Indonesia: 11 Maret 1998 Pak Harto dilantik jadi Presiden. 4 Mei Naikan Harga BBM, 21 Mei Pak Harto mundur," tulis akun Twitter @NataliusPigai2, dikutip Jumat (29/5/2020).

Pigai menyampaikan, dalam kehidupan segala sesuatu bisa saja berubah begitu cepat. Termasuk jabatan, karena tidak ada yang abadi.

"Hanya dalam jangka waktu 17 hari tiba2 berubah. Perubahan itu singkat!," tulis dia.

Diketahui, setelah Gerakan 30 September 1965, Soeharto melakukan operasi penertiban dan pengamanan atas perintah dari Presiden Soekarno, salah satu yang dilakukannya adalah dengan menumpas Gerakan 30 September dan menyatakan bahwa PKI sebagai organisasi terlarang.

Soeharto kemudian diberi mandat oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) sebagai Presiden pada 26 Maret 1968 menggantikan Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968. Ia dipilih kembali oleh MPR tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei tahun tersebut, menyusul terjadinya kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa. (inilah.com)

 

 

NataliusPigai@NataliusPigai2

Sekedar bagi Informasi ttg sejarah Indonesia: 11 Maret 1998 Pak Harto dilantik jadi Presiden. 4 Mei Naikan Harga BBM, 21 Mei Pak Harto mundur. Hanya dalam jangka waktu 17 hari tiba2 berubah. Perubahan itu singkat!

2.452

01.42 - 29 Mei 2020

Info dan privasi Iklan Twitter

497 orang memperbincangkan tentang ini