Pemkab Bogor Pastikan Siap Menukar Beras Bantuan Bupati Jika Ditemukan Kurang Baik

Pemkab Bogor Pastikan Siap Menukar Beras Bantuan Bupati Jika Ditemukan Kurang Baik

INILAH, Bogor - DPRD Kabupaten Bogor menerima laporan bahwa ada bantuan sosial dari Bupati Bogor berupa beras yang kualitasnya kurang baik, para wakil rakyat yang diwakili oleh Fraksi PKS pun mengadukan temuan tersebut ke Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Setelah bertemu langsung dengan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Nuradi, akhirnya diketahui kronologis menurunnya kualitas beras Bulog yang diterima oleh masyarakat keluarga penerima manfaat. "Alasan adanya beras kualitas kurang baik pada bantuan beras Bupati Bogor karena Bulog Dramaga membeli stock beras dari Bulog Cianjur dan Bulog Sukabumi, kemungkinan beras kualitas kurang baik tersebut berasal dari sana karena ketika beras datang itu tidak dicek dahulu karena langsung didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat," kata Ahmad Fathony anggota DPRD Kabupaten Bogor kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Pria yang bertugas di Komisi III ini menambahkan sejauh ini beras kualitas kurang baik terjadi di Kecamatan Klapangunggal, Cileungsi, Ciseeng dan lainnya. "Untuk beras yang kulaitasnya kurang baik kata Bupati Bogor Ade Yasin bisa ditukar dengan cara melaporkan ke kantor pemerintah desa atau kelurahan setempat, untuk mencegahnya kepada pemerinyah desa, kelurahan maupun kecamayan yang akan mrnjembuat bantuan beras tersebut maka kami menyarankan agar mereka mengirim utusan untuk mengecek langsung kualitas  berasnya ke Gudang Bulog Dramaga sebelum jam 07.00 di hari jadwal pengiriman," tambahnya.

Diwawancarai di kantornya, Nuradi menjelaskan bantuan beras yang kualitas kurang baik akan dijemput dan ditukar dengan kualitas baik oleh petugas Gudang Bulog Dramaga. "Sesuai perjanjian kerjasama maka petugas Gudang Bulog Dramaga akan menukar beras kualitas kurang baik dengan kualitas baik (beras medium), penukaran beras ini dilakukan di kantor desa atau kelurahan setempat," jelas Nuradi. (Reza Zurifwan)