Tiga Kasus Baru Positif Covid-19 di Selaawi Berasal dari OTG

Tiga Kasus Baru Positif Covid-19 di Selaawi Berasal dari OTG
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Staf Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin mengatakan, kasus baru terkonfirmasi tiga positif Covid-19 warga di Kecamatan Selaawi merupakan kasus semula berstatus orang tanpa gejala (OTG). Ketiganya merupakan satu keluarga.

Dia menjelaskan, ketiga pasien positif Covid-19 diduga tertular dari pasien positif (KC13) yang juga sebelumnya merupakan OTG dan menunjukkan gejala reaktif ketika dilakukan tes cepat. KC13 sendiri diduga tertular dari pasien positif lainnya KC03 yang kini dinyatakan sudah sembuh.

"Ini menunjukkan indikasi ada penularan Covid-19 transmisi lokal. Ketiga pasien sudah dirawat di RSU dr Slamet Garut," kata Muksin, Jumat (29/5/2020).

Sebagai tindaklanjut atas temuan tiga positif Covid-19 tersebut, kebijakaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun kembali diberlakukan bagi Kecamatan Selaawi mulai 29 Mei hingga 14 hari ke depan.

Ini merupakan kali kedua PSBB diterapkan bagi Kecamatan Selaawi. Sebelumnya, Kecamatan Selaawi termasuk satu dari 14 kecamatan di Garut yang diberlakukan PSBB bersamaan dengan PSBB Jawa Barat yang berakhir pada 19 Mei 2020.

Sedangkan, khusus bagi desa tempat tinggal ketiga pasien positif sendiri yakni Desa Samida diberlakukan karantina selama 14 hari.

"Ada sekitar 450 kk (kepala keluarga) di Desa Samida yang dikarantina. Pemkab Garut melalui Dinas Sosial sedang menyiapkan kebutuhan logistik bagai warga yang dikarantina ini selama 14 hari," kata Muksin. (Zainulmukhtar)