Ustaz Penemu Koin Kuno Diusulkan Dapat Penghargaan dari Pemkab Bogor

Ustaz Penemu Koin Kuno Diusulkan Dapat Penghargaan dari Pemkab Bogor
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Ustaz Raffi Almuniri warga Kampung Cigorowong RT 01 RW 11 Desa dan Kecamatan Cileungsi penemu empat keping uang koin kuno Negara Belanda akan mendapatkan penghargaan dari Pemkab Bogor.

Hal itu karena barang temuannya yang sudah diserahkan ke negara tersebut memiliki nilai sejarah dan termasuk benda cagar budaya yang wajib dilindungi.

"Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Disbudpar) akan mengusulkan ke Bupati Bogor Ade Yasin, agar Ustaz Raffi selaku penemu benda cagar budaya mendapatkan penghargaan. Untuk besaran nilai uangnya itu akan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku," kata Kasi Cagar Budaya dan Sejarah Disbudpar Kabupaten Bogor Indi kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Mengenai keberadaan empat keping uang koin kuno Negara Belanda tersebut, dia mengaku akan melihat dan mendata lokasi penemuan lalu berkordinasi dengan Balai Arkeolog Jawa Barat dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten.

"Hasil temuan Ustaz Raffi ini berikut data-datanya akan kami laporkan ke Balai Arkeolog Jawa Barat dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten, rencana kami barang cagar budaya tersebut akan kami simpan dan pamerkan di Museum Pasir Angin, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Jawa Barat Deni Sutrisna dalam rilis tertulisnya menyebutkan pihaknya belum dapat mendatangi lokasi penemuan dikarenakan masih adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sehingga pihaknya hanya mempelajari hasil laporan sementara yang di kirimkan dari komunitas pecinta sejarah yaitu Bogor Historia.

Deni pun menyarankan agar hasil temuan uang koin Neagara Belanda yang berusia ratusan tahun tersebut di serahkan kepada Disbudpar Kabupaten Bogor untuk selanjutnya temuan tersebut dapat di simpan dan dilaporkannya kepada Balai Arkeologi Jawa Barat dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten.

"Sebaiknya hasil temuan uang koin kuno Negara Belanda tersebut di laporkan ke pihak kepolisian dan selanjutnya diserahkan ke pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor. Mengenai data bisa dilaporkan secara resmi antar instansi kepada Balai Arkeologi Jawa Barat maupun Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten," kata Deni.

Informasi yang didapatkan, koleksi benda bersejarah di Museum Pasir Angin, Desa Cemplang, Cibungbulang memiliki koleksi bukti sejarah Kabupaten Bogor yang cukup kumplit karena koleksi benda bersejarahnya tidak hanya di zaman penjajahan Belanda dan Jepang, tetapi juga ada yang berusia ribuan tahun karena berasal dari zaman megalitikum. (Reza Zurifwan)