Melonjak, Kasus OTG di Selaawi Menjadi 267 Kasus

Melonjak, Kasus OTG di Selaawi Menjadi 267 Kasus
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Kasus OTG di Kecamatan Selaawi melonjak lagi dari semula sebanyak 243 kasus menjadi sebanyak 267 kasus.

Hal itu terjadi menyusul adanya tambahan laporan temuan kasus OTG atas kontak erat tiga kasus positif (KC-14, KC-15, dan KC-16) di Kecamatan Selaawi hasil pelacakan dan penelusuran (tracking dan tracing) Tim Sub Divisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut pada Minggu (31/5/2020).

"Ada penambahan kasus OTG yang merupakan kontak erat KC-14, KC-15, dan KC-16 sebanyak 24 orang dari Kecamatan Selaawi. Sehingga total kasus OTG yang merupakan kontak erat KC-14, KC-15, dan KC-16 sebanyak 139 orang," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, Minggu petang.

Sebelum temuan terkonfirmasinya tiga kasus positif (KC-14, KC-15, dan KC-16) tersebut, jumlah kasus OTG di kecamatan terkenal dengan aneka kerajinan bambunya itu mencapai sebanyak 128 kasus. Kini jumlah kasus OTG-nya melonjak menjadi sebanyak 267 kasus.

Kecamatan Selaawi pun menjadi kecamatan terbanyak jumlah kasus OTG-nya dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Garut. Kecamatan yang juga cukup banyak jumlah kasus OTG-nya yakni Kecamatan Cisurupan sebanyak 139 kasus dengan satu kasus positif, dan Kecamatan Garut Kota sebanyak 132 kasus dengan dua kasus positif.

Secara keseluruhan, total jumlah kasus OTG di Kabupaten Garut pun bertambah menjadi sebanyak 956 kasus tersebar di 15 dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 216 kasus OTG di antaranya masih dalam tahap observasi dan 740 kasus OTG lainnya dinyatakan selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.(zainulmukhtar)