Boleh Makan di Tempat, Satpol PP Ingatkan Soal Tiga Hal Ini

Boleh Makan di Tempat, Satpol PP Ingatkan Soal Tiga Hal Ini
ilustrasi

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung memperbolehkan tempat makan, restoran dan bidang sejenis untuk memberikan pelayanan makan di tempat (dine in) dan di bawa pulang (take away).

Kebijakan itu, diresmikan melalui Perwal Nomor 32 Tahun 2020 tentang PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, dan perubahan Ketiga Perwal Nomor 21 Tahun 2020.

Perwal yang ditandatangani Wali Kota Bandung Oded M Danial pada 30 Mei itu menyebut restoran hingga tempat makan boleh buka dan makan di tempat asal kapasitasnya dibatasi 30 persen.

"Bila merujuk kepada Perwal, rumah makan, restoran dan bidang sejenis boleh buka. Tetapi kapasitasnya dibatasi hanya 30 persen saja," kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Bandung Taspen Efendi, Senin (1/6/2020).

Restoran hingga kafe, dituturkan dia wajib mengikuti segala aturan dalam masa PSBB proposional. Satpol PP Kota Bandung, tak akan segan menindak tegas apabila dalam perjalanannya menyalahi aturan.

"Bisa saja kita tutup usahanya kalau memang ada pelanggaran di sana. Tetapi sebaiknya mentaati tiga hal ini, yaitu soal protokol kesehatan, jam operasional dan soal kapasitas," ucapnya.

Diketahui, PSBB Kota Bandung berlanjut hingga 12 Juni 2020. PSBB ini berjalan secara proposional berdasarkan bentuk aktivitas dan tingkat risiko penularan Covid-19 dalam satu sektor. (yogo triastopo)