Polres Majalengka Amankan Puluhan Anggota Geng Motor

Polres Majalengka Amankan Puluhan Anggota Geng Motor
(Istimewa)

INILAH, Bandung - Polres Majalengka meringkus 63 anggota genk motor yang meresahkan masyarakat, Desa Sukaraja kulon Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Minggu malam (31/5/2020). Para pelaku kebanyakan masih di bawah umur.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, penangkapan puluhan geng motor tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat ke Polres Majalengka yang merasa dirugikan dengan keberadaan genk motor. Setelah mendapatkan laporan, Polisi langsung bergerak cepat mengamankan para pelaku.

"Atas laporan itu kami langsung ke lokasi dan mengamankan 63 anggota geng motor," ucap Erlangga dalam keterangan persnya, Senin (1/6/2020).

"Mereka (geng motor) rata-rata masih berusia muda, ada juga yang masih duduk di bangku SMA dan SMP. Tak sedikit dari kawanan tersebut membawa senjata tajam dan senjata lainya," sambungnya.

Erlangga menjelaskan, puluhan anggota geng motor tersebut kerap kali meresahkan masyarakat di Majalengka. Misalnya, mengganggu pengguna jalan lainnya dengan cara merusak kendaraan masyarakat.

"Mereka (geng motor) setelah melakukan aksi nya dengan ugal - ugalan dengan mengendarai sepeda motor di jalanan hingga menggangu arus lalu lintas. Mereka diduga sering meresahkan pengendara lain yang melintas di jalan tersebut, seperti merusak kendaraan yang lewat," ungkap Erlangga.

Erlangga menambahkan, dari puluhan anggota geng motor yang ditangkap, 11 orang diantaranya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian, 1 orang lainnya diduga melanggar Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.

Satu orang diamankan oleh Sat Reskrim untuk diperiksa lebih lanjut karena membawa dua KTP yang berbeda (ganda) dan dikenakan Pasal 263 KUHP.

"Lebih lanjut setelah didata untuk 51 orang yang tidak cukup bukti kemudian diserahkan oleh Kasat Sabhara kepada masing-masing kepala desa dan Babinkamtibmas serta Babinsa nya, untuk dilakukan pembinaan dengan menggunakan surat pernyataan yang ditandatangani oleh masing-masing Kepala Desa-nya," pungkas Erlangga. (Ridwan Abdul Malik)