Dapur Umum Kelurahan Konsisten Bantu Warga Terdampak Covid-19

Dapur Umum Kelurahan Konsisten Bantu Warga Terdampak Covid-19
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Aparatur kelurahanan tetap konsisten dengan program dapur umum, terbaru kelurahan Sindang Sari dan Sempur membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat yang kurang mampu pada Senin (1/6/2020). 

Selain membagikan nasi bungkus, aparatur kelurahan dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) membagikan masker kain. 

Lurah Sindang Sari Eka Deri Rahmat Irawan mengatakan, bahwa gerakan ini menindaklanjuti imbauan Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian yang meminta para kader PKK untuk ikut berperan aktif dalam penanggulangan wabah Covid-19 ini. Program ini juga sudah dilaksanakan sejak Ramadan, setiap pekan ratusan nasi bungkus dibagikan dari dapur umum.

"Untuk hari ini ada 100 nasi box dari Dapur Umum yang dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di wilayah RW 02 dan RW 06, ini akan terus bergilir di tujuh RW. Alhamdulillah juga saat ini Kelurahan Sindang Sari masuk kategori zona putih," ungkap Eka.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Timur Mira Wawan mengatakan, dirinya menyambangi rumah-rumah warga yang berada di pemukiman padat penduduk untuk membagikan nasi box dari program Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu). Selain ratusan nasi box, TP PKK juga membagikan masker kain kepada warga sebagai upaya untuk mencegah sebaran wabah virus corona atau Covid-19. Kegiatan ini dilakukan tetap dengan mengikuti protokol kesehatan. 

"Alhamdulillah, hari ini kita tidak hanya program Gasibu saja, juga membagikan masker kain kepada warga. Hal ini sesuai arahan Ketua TP PKK Kota Bogor ibu Yane Ardian agar terus mengkampanyekan masker kain wajib bagi warga yang keluar rumah," ungkap Mira didampingi Ketua TP PKK Sindang Sari Dini Oktaviani.

Mira berharap, program Gasibu ini dapat membantu meringankan beban warga khususnya mereka yang terkena dampak pandemi Covid-19. Program ini juga terus bergulir mengikuti arahan dari Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian. 

"Untuk anggaran nasi box sendiri dari swadaya. Ada dari pak Lurah, TP PKK, juga warga yang berdonasi. Kami juga membuka donasi ketika ada warga di Kelurahan Sindang Sari ini yang ingin berbagi bisa memberikan berupa sembako tidak harus uang untuk kebutuhan kita masak di Dapur Umum," tambahnya.

Terpisah, Lurah Sempur, Marissa mengatakan, program dapur umum yang sudah berjalan sejak 15 Maret 2020 lalu di Kelurahan Sempur tidak membuat para kader merasa lelah, sekalipun harus kembali berjibaku di dapur umum setelah lebaran.

"Di Kelurahan Sempur masaknya terkadang dibagi di tiga dapur, terkadang di satu tempat dapur umum yang sudah ditunjuk," ungkap wanita yang akrab disapa Icha.

Icha menambahkan, anggaran dapur umum Kelurahan Sempur berasal dari donatur, Kas Tim Penggerak PKK, LPM dan Kelurahan. Setiap harinya Kelurahan Sempur memasak 50 sampai 100 nasi box dengan berbagai menu berbeda. Nasi box kemudian dibagikan kepada warga terdampak, seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan yang membutuhkan.

"Banyak warga yang sangat terbantu dengan adanya nasi box dari dapur umum, semoga makin banyak yang donasi untuk dapur umum. Kami harap warga tetap menjalankan protokol kesehatan dan stay at home atau tetap di rumah agar virus Corona segera berakhir," pungkasnya. (Rizki Mauludi)