Masih Tunggu Juknis, Purwakarta Tetap Sosialisasikan Penerapan AKB

Masih Tunggu Juknis, Purwakarta Tetap Sosialisasikan Penerapan AKB
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi guna mendorong kebiasaan baru masyarakat di wilayahnya.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuturkan, dalam upaya pencegahan wabah virus ini butuh kerjasama semua lapisan masyarakat. Sejauh ini, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisasi penyebaran virus tersebut. Untuk saat ini, rencananya di wilayahnya akan akan diterapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal sesuai dengan instruksi dari Pemprov Jawa Barat.

“Kita sedang menunggu surat keputusan beserta petunjuk teknisnya dari gubernur. Pada intinya, kami siap kalau harus menerapan AKB ini,” ujar Anne usai sosialisasi penerapan AKB di Bale Yudistira Purwakarta, Selasa (2/6/2020).

Dia menyebutkan, jika merujuk pada hasil video conference bersama gubernur Jabar beberapa waktu lalu, AKB di wilayahnya mulai diterapkan pada 1 Juni kemarin. Hanya saja, karena petunjuk teknisnya belum diterima pihak pemkab, jadi penerapan AKB ini belum dilakukan.

Meski begitu, sambung dia, pihaknya bersyukur karena sebagian masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Hal itu terlihat, sudah banyak pusat perbelanjaan wilayahnya yang telah penerapan AKB.

“Untuk AKB, hampir 90 persen pusat perbelanjaan di kita sudah siap,” jelas dia.

Anne berpendapat, dalam pengendalian dan pencegahan penyebaran virus diperlukan upaya yang efektif. Adapun hal yang paling efektif itu harus bersifat antisipatif. Yakni, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, misalnya dalam menjaga kebersihan dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Kemudian, tetap menjaga jarak dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar.

Untuk itu, dirinya berpesan, supaya masyarakat menggalakan kembali bebersih dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Contoh kecil misalnya, dengan membiasakan kembali cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Sementara itu, Store Manager Giant Purwakarta Sardiyono mengaku pihaknya memang sudah setiap hari memperhatikan penerapan protokol kesehatan dan memastikan prosedural berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

“Kami sudah lakukan step by step sampai ke area belakang. Sejauh ini, kami dan tim selalu memastikan seluruh prosedural baik dari pemerintah pusat, daerah atau dari ritel supermarket selalu kami lakukan 100 persen,” ujarnya singkat. (Asep Mulyana)