Pemprov Jabar Fasilitasi 15 Daerah Cabut Status PSBB

Pemprov Jabar Fasilitasi 15 Daerah Cabut Status PSBB

INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memfasilitasi 15 kabupaten/kota berstatus zona biru yang tengah mengajukan pencabutan status pembatasan sosial skala besar (PSBB). Pencabutan status PSBB ini merupakan syarat melaksanakan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, ke-15 daerah tersebut sudah dapat melaksanakan AKB atau new normal.

"Tapi perlu diingat, hanya dicabut dulu PSBB. Untuk mencabut dulu PSBB itu izin dari Menteri Kesehatan karena saat kita melaksanakan PSBB pun harus ada izin Menteri Kesehatan. Ini yang sekarang sedang berporoses oleh kabupaten kota dan difasilitasi provinsi," ujar Daud, Selasa (2/6/2020).

Diketahui, berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, terdapat 12 daerah atau 40% berada di level 3 atau zona kuning, yakni Kab Bandung, Kab Bekasi, Kab Bogor, Kab Indramayu, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi, dan Kota Depok.

Sementara, 15 daerah atau 60% yakni Kab Bandung Barat, Kab Ciamis, Kab Cianjur, Kab Cirebon, Kab Garut, Kab Kuningan, Kab Majalengka, Kab Pangandaran, Kab Purwakarta, Kab Sumedang, Kab Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Cirebon, berada pada zona biru atau level 2, dan dapat memasuki AKB atau new normal.

Daud pun mengingatkan, status AKB dilakukan bertahap mulai dari tempat ibadah, setelah itu evaluasi dan tidak ada masalah dilanjut pada pembukaan industri dan perkantoran karena punya dampak besar ke ekonomi tapi risiko kecil. Setelah itu ke pembukaan ritel dan tempat wisata.

"Mengenai pendidikan masih dikaji kemungkinan pendidikan daring bisa dilaksanakan sampai akhir tahun ini," katanya. (Rianto Nurdiansyah)