Tangani Risiko Banjir, Jabodetabekpunjur Diguyur Rp14 Triliun

Tangani Risiko Banjir, Jabodetabekpunjur Diguyur Rp14 Triliun
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Menghadapi musim penghujan dan risiko banjir bandang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) akan mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat.

Hal ini dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin usai menghadiri video conference bersama Kepala Bappenas, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kehutanan dab Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Kepala BNPB, Gubernur, Bupati dan Wali Kota terkait.

"Untuk penanganan, menanggulangi dan mengurangi risiko bencana banjir di Jabodetabekpunjur maka pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengucurkan anggaran sebesar Rp13-14 triliun," kata Ade kepada wartawan, Selasa (2/6/2020).

Politisi PPP ini menerangkan proyek normalisasi Sungai Ciliwung, Sungai Cisadane, Cidurian, Cikeas dan Cileungsi akan berlangsung atau menggunakan tahun jamak.

"Kemungkinan proyek normalisasi sungai-sungai maupun pembangunan waduk atau bendungan mengunakan tahun jamak karena dalam rencana proyek-proyek insfrastruktur ada yang baru selesai pada 2024 mendatang," terangnya.

Ade menjelaskan, jika melihat dari total anggaran penangganan resiko bencana alam banjir yang mencapai Rp14 triliun itu ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun sebelumnya perhatian untuk Pemkab Bogor sebagai daerah hulu kan kurang dan jika dibandingkan tahun ini hingga tahun 2024 mendatang tentunya ada peningkatan anggaran," jelas Ade.

Dia melanjutkan, dalam penanganan risiko bencana alam banjir, maka akan ada penataan ruang dan bangunan, pengurangan bahaya, pengendalian penurunan tanah, dan pembangunan insfrastruktur waduk ataupun bangunan.

"Rencana penanganan risiko bencana alam ini baru global saja dan nantinya bersama SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) teknis maupun perencanaan bersama dirjen kementerian akan melakukan rapat teknis lanjutan untuk segera dilaksanakan," lanjutnya. (Reza Zurifwan)