Gegara Covid-19, Taman Satwa Cikembulan Kehilangan 40 Ribu Pengunjung

Gegara Covid-19, Taman Satwa Cikembulan Kehilangan 40 Ribu Pengunjung
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Selama sekitar tiga bulan aktivitas pariwisatanya ditutup gegara wabah Covid-19, Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut kehilangan 40.000 lebih pengunjung.

Pihak pengelola Taman Satwa Cikembulan pun mesti berjibaku mempertahankan sarana prasarana, koleksi satwa penghuni, serta karyawan agar bertahan dalam kondisi baik di tengah tidak adanya pemasukan dari tutupnya aktivitas wisata.

Taman Satwa Cikembulan terutama kehilangan pengunjung momen liburan panjang Idul Fitri yang biasanya ditargetkan mencapai sekitar 30.000 orang.

"Jelas, kita kehilangan pengunjung sekaligus tidak mempunyai pendapatan.
Momentum hari libur anak sekolah dan perayaan Idul Fitri tidak dapat dirasakan," kata Manajer Taman Satwa Cikembulan Rudy Arifin didampingi Wakil Manajer Willy Ariesta, Rabu (3/6/2020).

Kendati begitu, Willy bersyukur kondisi sekitar 448 individu dari 119 spisies termasuk satwa endemik dilindungi Undang-Undang RI koleksi Taman Satwa Cikembulan saat ini berkondisi sehat.

Disinggung mengenai wacana Kenormalan Baru (New Normal), Willy menegaskan pihaknya tidak terburu-buru hendak membuka destinasi wisata Taman Satwa Cikembulan. Hal itu karena pihaknya masih memokuskan perhatian pada pemulihan pasca-tidak beroperasinal selama tiga bulan terakhir ini. Pihaknya berupaya membenahi sejumlah fasilitas pengunjung serta menyediakan spot-spot perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti penyediaan cairan pencuci tangan (hand sanitizer), dan sabun cuci tangan. 

"Kami pun sudah menyusun SOP (standard operation procedure), baik untuk karyawan maupun wisatawan yang berkunjung ketika nanti masuk era New Normal. Harapan kami, ini dapat mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Semoga semuanya bisa cepat pulih lagi," ujar Willy.(zainulmukhtar)

 


2 Attachments