Santap Nasi Box, Puluhan Warga Bogor Dilarikan ke RS

Santap Nasi Box, Puluhan Warga Bogor Dilarikan ke RS
INILAH, Bogor - Puluhan warga Kampung Dekeng RT 01/09, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor mengalami keracunan massal.
 
Dugaan sementara, keracunan terjadi setelah mereka menyantap nasi box dari acara syukuran salah seorang warga pada Rabu (23/01) malam. 
 
Puluhan warga yang mengalami gejala sama yaitu mual-mual, Buang Air Besar (BAB) dan pusing akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Ummi guna dilakukan penanganan.
 
Dari informasi yang didapat hingga Kamis (24/01) dini hari WIB, terdata ada 43 orang yang mengalami keracunan makanan. Hingga saat ini aparat kepolisian Polsekta Bogor Selatan masih melakukan penyelidikan perihal kejadian ini.
 
Salah seorang korban, Sinta (22) mengaku dirinya mengalami mual-mual usai menyantap nasi box syukuran tujuh bulanan tetangganya.
 
"Saya makan itu pagi kan acara juga pagi. Mulai merasa mual itu pukul 17.00 WIB dan akhirnya saya ke RS Ummi. Menu nasi box nya itu ada rendang, kentang, dan mie. Habis makan itu mual-mual, kemudian BAB disertai pusing," ungkapnya kepada wartawan pada Rabu (24/01)
malam.
 
Sinta melanjutkan, gejala yang dialaminya diduga seperti keracunan, selain dirinya ternyata puluhan warga lain juga dilarikan ke RS Ummi untuk mendapatkan pertolongan medis.
 
"Saya juga kaget, warga lain juga mengalami hal serupa. Ditangani di RS Ummi ini juga," tambahnya.
 
Sementara itu, Camat Bogor Selatan Sujatmiko Baliarto mengatakan bahwa ada 43 warga yang mengalami keracunan. "Setelah kami
mendapat informasi tersebut langsung membawa ke RS Ummi," katanya.
 
Jatmiko melanjutkan, hingga kini korban keracunan masih dilakukan pemeriksaan. "Masih didiagnosa. Alhamdulilah penanganan RS Ummi sangat baik," tambahnya.
 
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Rianto menjelaskan, bahwa kejadian ini masih dalam penyelidikan pihaknya. Langkah yang dilakukan adalah mengamankan sisa nasi kotak yang terdiri dari rendang, kentang, dan mie.
 
"Barang bukti yang diamankan nasi box dan bumbu-bumbu. Itu sudah kami lakukan," ungkapnya.
 
Riyanto melanjutkan, nantinya sisa makanan tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk diilakukan pemeriksaan kandungannya. Tidak hanya mengamankan barang bukti, polisi juga sudah memeriksa 10 saksi terkait peristiwa ini.
 
"Saksi sudah ada 10 orang yang kami periksa. Sekarang kasus ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya.