Dialog Mbah Buyut dan Cicitnya

Dialog Mbah Buyut dan Cicitnya
ilustrasi

DI masa-masa menetap di dalam rumah saja, Mbah buyut tak ada hiburan lain selain nonton TV. Rute gerak tubuhnya terbatas dari kamar tidur, ruang makan, kamar tamu dan kamar mandi. Pagi dan sore hari yang biasa digunakan untuk ngobrol dengan manusia sezamannya tak ada lagi. Mau tidak mau, hanya TV yang setia menemaninya.

Celakanya, tak semua kata-kata yang populer di TV pernah dipelajari dan didengarnya sebelumnya. Biasanya beliau langsung komentar: "Walah ngomong apa ini." Tapi tetap saja beliau itu mendengarkan dan menyaksikan TV itu. Demi pengetahuan tentang zaman terbaru, ujarnya.

Suatu hari cicitnya datang berkunjung ke Mbah buyut ini, membawa rantang makanan untuk beliau. Cicitnya yang masih usia 8 tahun 4 bulan ini memang sayang sekali sama Mbah buyutnya, walau kadang si cicit ini usil dan agak nakal sedikit.

Lazimnya Mbah buyut, menganggap hal itu sebagai hiburan lucu. Sambil makan bawaan si cicit, Mbah buyut berkata: "Cicit, semalam di TV sering diucap NEW NORMAL NEW NORMAL NEW NORMAL. Apa sih artinya? Kamu tahu bahasa Inggris?"

Cucunya terdiam sebentar, lalu menjawab: "Mbah, NEW itu artinya BARU. NORMAL artinya WARAS, SEHAT." Mbah buyutnya ngangguk-ngangguk bangga setengan mati akan kecerdasan cicitnya. Lalu beliau menyimpulkan: "Jadi NEW NORMAL itu artinya aru sembuh ya, baru waras. Lha berarti selama ini sakit semua atau gila semua ya." Cicitnya melongo karena menjadi tak paham. Selamat menyambut NEW NORMAL ya. Tersenyumlah, ada hormon bahagia yang akan aktif dengan senyuman kita. Salam, AIM. (KH Ahmad Imam Mawardi]