Garut Berlakukan New Normal Bertahap Mulai 5 Juni 2020

Garut Berlakukan New Normal Bertahap Mulai 5 Juni 2020
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Kendati keseluruhan kesiapannya baru mencapai 70 persen, Pemkab Garut berencana memberlakukan aktivitas masuk Kenormalan Baru (New Normal) mulai Jumat (5/6/2020) ini. 

Hal itu seiring berakhirnya masa perpanjangan pelaksanaan tugas kedinasan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut dari rumah masing-masing sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Garut Nomor 443.1/8839/Kesra tentang Perubahan Keempat atas SE Bupati Nomor 443.1/986/Kesra tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dan Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 tertanggal 29 Mei 2020.

Pemberlakuan Kenormalan Baru di Garut itu pun dilakukan secara bertahap dimulai dari masuk kantornya ASN, lalu diikuti beberapa institusi secara bertahap. 

Padahal Pemprov Jawa Barat telah memperpanjang masa berlakunya PSBB tingkat Jawa Barat. Perpanjangan PSBB bagi Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) berlaku mulai 30 Mei hingga 4 Juni 2020, dan bagi kabupaten/kota di luar Bodebek mulai 30 Mei hingga 12 Juni 2020.  

"Persiapan New Normal di Garut yang direncanakan tanggal 5 Juni 2020 sesuai dengan masuknya para ASN masuk kantor, dan setelah itu kita lakukan secara bertahap," kata Wakil Ketua IV Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut yang juga Wabup Garut Helmi Budiman, Kamis 94/6/2020).

Menurutnya, sampai saat ini, kesiapan memasuki Kenormalan Baru sendiri secara keseluruhan mencapai 70 persen.

Dia pun menyebutkan, kegiatan pendidikan kemungkinan memasuki Kenormalan Baru pada Desember 2020.

Sedangkan dalam perubahan keempat SE Bupati Garut sendiri, perpanjangan kegiatan pendidikan yakni kegiatan belajar mandiri di rumah hanya sampai 14 Juni 2020. Yakni bagi peserta didik PAUD, TK/RA. SD/MI, dan SMP.MTs, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). 

Pada SE Bupati Garut itu juga disebutkan kebijakan ditetapkan dalam SE Bupati Garut Nomor 443.2/904/Kesra tanggal 16 Maret 2020 tentang tindak lanjut pencegahan Covid-19 diperpanjang sampai 14 Juni 2020.(zainulmukhtar)