Masalah Suspensi, Toyota Recall 9.500 Unit RAV4

Masalah Suspensi, Toyota Recall 9.500 Unit RAV4
istimewa

INILAH, Plano - Toyota melakukan penarikan unit untuk perbaikan atau biasa disebut recall terhadap sekitar 9.500 unit RAV4 dan RAV4 Hybrid produksi 2019 karena adanya masalah pada suspensi yang sudah diumumkan pada 20 Mei lalu.

Recall tersebut berawal pada lengan suspensi bawah bagian depan kendaraan terdapat ada yang retak yang nantinya bisa dapat mengakibatkan lengan suspensi tersebut terpisah dari roda depan.

Dalam kasus ini, Toyota menegaskan bahwa pelat baja khusus yang digunakan oleh pemasok untuk memproduksi lengan suspensi bawah bagian depan ini mungkin telah retak pada beberapa bagian permukaannya.

Mengutip CarsCoops, Toyota menambahkan jika kendaraan dengan lengan suspensi bawah bagian depan yang terkena dampak itu sering digerakkan dengan akselerasi dan perlambatan yang cepat selama masa pakai, retakan pada lengan yang terdampak itu dapat merambat dan lengan suspensi akhirnya dapat terpisah dari roda depan dan bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Sebanyak 9.502 model RAV4 yang harus terkena recall. Dari jumlah tersebut, 7.330 unit adalah RAV4 bertenaga ICE sementara 2.172 unit lainnya adalah model RAV4 Hybrid. Kendaraan yang terkena dampak penarikan diproduksi antara 25 September 2019 dan 29 Oktober 2019.

Toyota belum dapat memberikan perkiraan persentase kendaraan yang benar-benar mengandung cacat. Proses recall akan dimulai pada 12 Juli 2020, dan Toyota akan menjangkau pemilik dan mengganti kedua lengan suspensi depan lebih rendah secara gratis.

Raksasa otomotif Jepang itu mencatat bahwa tidak ada kendaraan Toyota atau Lexus lain yang dijual di AS yang dilengkapi dengan lengan suspensi bawah bagian depan yang diproduksi dengan baja yang disebutkan sebelumnya dari Nippon Steel Corporation di Jepang. (inilah.com)