Ratusan Jamaah Salat Jumat Ikuti Protokol Kesehatan Covid-19

Ratusan Jamaah Salat Jumat Ikuti Protokol Kesehatan Covid-19
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Masjid Agung Sumber Kabupaten Cirebon, akhirnya menggelar kembali salat Jumat. Sebelumnya, hampir lebih dari dua bulan, masjid agung yang ada di pusat pemerintahan Pemkab Cirebon ini menutup sementara salat jumat, akibat mewabahnya Covid-19.

Salat Jumat (5/6/2020) yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tersebut berlangsung hidmat dan tidak ada kendala sedikit pun.

Ratusan jamaah yang menempati lantai atas masjid, satu per satu diperiksa petugas kesehatan dengan melakukan pengecekan suhu. Tidak ada satu pun jamaah yang ditolak petugas karena memiliki suhu tinggi. Jamaah mesjid rata-rata suhunya antara 36-37 derajat celcius.

"Suhunya normal semua. Aturannya kalau suhu diatas 37,6 derajat mendingan salat di rumah saja. Namun alhamdulillah, semua jamaah suhunya normal," kata salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, jamaah lain bernama Sodik mengaku sedih dengan pelaksanaan salat Jumat yang harus jaga jarak. Menurutnya, baru kali ini dia merasakan salat dengan saf yang luar biasa renggangnya. Namun, dirinya mengaku yakin bahwa mengikuti aturan akan lebih aman.

"Hati kecil saya menangis karena saf salat sangat renggang. Tapi mau bagaimana lagi, ini aturan yang harus dilaksanakan. Saya sudah hampir tiga bulan tidak salat Jumat gara-gara corona," jelas Sodik.

Sementara dalam kutbah, khotib meminta jamaah untuk besabar dalam menghadapi wabah mematikan ini. Dalam sejarah nabi-nabi, tidak ada satu pun nabi yang lolos dari cobaan Alloh dalam menghadapi wabah. Justru, dengan semakin bersabarnya umat akan ada kenikmatan kelak saat wabah ini dicabut.

"Kita harus bersabar dalam menghadapi musibah ini. Ikuti aturan kesehatan seperti yang sudah ditetapkan. Jangan suka menantang wabah. Hindari sambil kita berikhtiar agar terbebas dari wabah," pinta Khotib.

Dari pantauan, prediksi bahwa jamaah salat Jumat di Masjid Agung Sumber akan membeludak dan masjid tidak bisa menampung tidak terbukti. Padahal, ruangan bawah dilarang untuk dipakai salat. Sementara jamaah salat, hampir sama jumlahnya sebelum ada larangan salat jumat pada sekitar dua bulan lalu. (Maman Suharman)