Melonjak, OTG di Banyuresmi Garut Menjadi 77 Kasus

Melonjak, OTG di Banyuresmi Garut Menjadi 77 Kasus

INILAH, Garut- Jumlah kasus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 di Kecamatan Banyuresmi melonjak menjadi sebanyak 77 orang dari semula sebanyak 10 kasus.

Hal itu menyusul hasil temuan atas pelacakan dan penelusuran dilakukan Tim Sub Divisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut akan kontak erat kasus positif (KC-18) di Kecamatan Banyuresmi baru-baru ini. Tim mendapati ada sebanyak 67 OTG kontak erat KC-18. 

"Ada 67 orang OTG kontak erat KC-18, dan telah dilakukan pengambilan swab," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, hingga Jum'at (5/6/2020) pukul 17.30 WIB, jumlah kasus OTG di Kecamatan Banyuresmi menjadi sebanyak 77 kasus dari sehari sebelumnya hanya sebanyak 10 kasus. 

Di Kecamatan Banyuresmi sendiri, selain kasus OTG, juga terdapat sebanyak 67 kasus ODP, tujuh kasus PDP, dan dua kasus konfirmasi positif meninggal dunia.  

"Hari ini, Tim Sub Divisi Pencegahan sedang melakukan tracking dan tracing kontak erat OTG KC-19 di wilayah Kecamatan Kadungora. Dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan swab," kata Yeni.

Yeni menyebutkan, selain penambahan kasus OTG, pada kasus Covid-19 di Kabupaten Garut juga terdapat penambahan laporan tiga kasus ODP dengan dua orang di antaranya sedang proses perawatan di RSU dr Slamet Garut.

Dengan adanya penambahan kasus OTG, dan ODP, total jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Garut kini bertambah menjadi sebanyak 3.802 kasus. Hal itu terdiri atas kasus OTG sebanyak 1.092 kasus (153 kasus masih dalam tahap observasi dan 740   selesai masa observasi), kasus ODP sebanyak 2.625 kasus (190 kasus masih pemantauan, 6 dalam perawatan, dan 2.429 selesai pemantauan dengan 14 kasus kematian), kasus PDP sebanyak 65 kasus (3 kasus sedang dalam perawatan dan 62 kasus selesai pengawasan dengan 14 kasus kematian), dan kasus positif sebanyak 19 kasus (7 orang dalam perawatan, 9 orang dinyatakan  sembuh, dan 3 orang meninggal).(zainulmukhtar)