Apple Tunda Peluncuran iPhone 12 Hingga Q4 2020?

Apple Tunda Peluncuran iPhone 12 Hingga Q4 2020?
istimewa

INILAH, New York - Peluncuran smartphone Apple seri terbaru, iPhone 12, yang diperkirakan berlangsung pada kuartal ketiga tahun ini, kabarnya diundur pada kuartal keempat.

Kabar tersebut datang dari CEO Broadcom Hock Tan. Broadcom merupakan perusahaan pemasok Apple untuk chip WiFi dan konektivitas Bluetooth, serta chip Radio-Frequency (RF) yang menghubungkan iPhone ke jaringan seluler.

Mengutip Bloomberg, Tan mengatakan dalam panggilan telekonferensi pemegang saham bahwa ada 'penundaan siklus produk utama' pada 'telepon seluler besar Amerika Utara'.

Tidak terang-terangan menyebut nama Apple, Tan kabarnya sering menggunakan terminologi itu untuk menggambarkan raksasa teknologi AS tersebut.

Menjelaskan efek penundaan yang akan terjadi pada perusahaannya, Hock mengatakan bahwa pendapatan yang biasa didapatkan Broadcom selama kuartal yang sama setiap tahunnya akan didorong satu kuartal ke belakang.

Apple biasanya memperkenalkan model iPhone terbaru setiap bulan September. Namun, pandemi virus corona (COVID-19) memaksa pemasok Apple itu untuk sementara menutup toko pada awal tahun ini dan juga menghadapi kendala pada rantai pasokan.

"Tahun ini, kami tidak berharap dapat melihat kenaikan pendapatan sampai kuartal fiskal keempat. Jadi, kami mengantisipasi pendapatan nirkabel kami di Q3 akan turun," ujar Tan.

Penghasilan Broadcom juga dipengaruhi oleh 'kendala pasokan dan perkiraan ulang substansial dalam nirkabel'. Dengan pelemahan dalam ekonomi global yang dikaitkan dengan pandemi COVID-19, banyak orang yang tidak dalam posisi untuk membeli ponsel baru yang mahal.

Apple diperkirakan akan meluncurkan empat model iPhone baru tahun ini, yakni iPhone 12 berukuran 5,4 inci, iPhone 12 Plus berukuran 6,1 inci, iPhone 12 Pro berukuran 6,1 inci, dan iPhone 12 Pro Max berukuran 6,7 inci.

Keempat model iPhone teranyar itu akan dilengkapi dengan layar AMOLED, sementara tampilan dua model 'Pro' akan disegarkan dengan dibekali kecepatan frame rates 120Hz atau 120 kali per detik.

Dari segi performa, iPhone 12 kabarnya akan dipersenjatai chipset Bionic A12 5nm dengan 15 miliar transistor yang diproduksi oleh TSMC. Dua model 'standar' diharapkan datang dengan RAM 4GB, sementara varian 'Pro' akan dibekali RAM 6GB.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah iPhone, model terbaru tersebut kabarnya akan hadir mulai dengan penyimpanan 128GB, bukan 64GB.

Untuk kamera, iPhone 12 dan iPhone 12 Plus akan dilengkapi dengan kamera Wide dan Ultra-wide, serta lensa berkedalaman LiDor untuk efek bokeh yang lebih akurat, di mana spesifikasi ini akan memberi pengguna iPhone lebih banyak kemampuan AR.

Sementara, iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max akan memiliki susunan kamera yang serupa namun dilengkapi dengan kamera tambahan, yaitu lensa telefoto. Keempat model iPhone generasi anyar tersebut akan mendukung sinyal sub-6GHz dan mmWave 5G.

Lini iPhone 12 kabarnya juga akan membawa peningkatan besar dalam hal kapasitas baterai. Jika iPhone 11 Pro Max memiliki kapasitas baterai terbesar dari model yang ada sebelumnya, yaitu 3969mAh, maka pada iPhone 12 Pro Max akan dinaikkan lebih dari 10 persen menjadi 4400mAh.

Perlu diingat bahwa baterai berkapasitas besar dibutuhkan untuk memberi daya pada tampilan 120Hz dan konektivitas 5G.

Lebih dari itu, perlu dicatat bahwa Apple belum secara resmi mengonfirmasi akan mengundur peluncuran iPhone 12. (inilah.com)