Call of Duty Akan Tandai Gamer yang Rasis

Call of Duty Akan Tandai Gamer yang Rasis
istimewa

INILAH, Los Angeles - Pengembang game Infinity Ward mengumumkan akan mengeluarkan lebih banyak larangan untuk nama pengguna game Call of Duty yang rasis, serta mengambil lebih banyak langkah untuk memantau konten rasis dalam permainan di masa mendatang.

"Tak ada tempat untuk konten rasis di game kami. Ini adalah upaya yang kami mulai dengan rilis dan kami perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik. Kami mengeluarkan ribuan larangan setiap harinya untuk nama yang rasis atau berorientasi pada kebencian," kata Infinity Ward dalam sebuah cuitan di Twitter.

Pengembang game asal AS ini berjanji untuk mengeluarkan lebih banyak larangan untuk nama pengguna yang rasis, sekaligus mencari cara untuk menyaring konten rasis dan melarang pemain untuk melakukan itu, termasuk alat pelaporan.

Langkah ini hadir setelah pengguna Reddit melapor kepada Infinity Ward melalui video yang menunjukkan lusinan akun menggunakan kata-kata rasisme sebagai nama pengguna mereka. Sementara, kata-kata rasial tidak diizinkan sebagai nama pengguna, pemain menggunakan simbol untuk mengakali filter yang ada.

Pengawasan ini menjadi sorotan di tengah-tengah protes seputar kematian George Floyd, pria kulit hitam tak bersenjata yang terbunuh oleh petugas polisi Minneapolis, Derek Chauvin.

Kejadian tersebut juga membuat perusahaan game lain juga menyatakan dukungan, donasi untuk Black Lives Matter, dan berjanji untuk mendorong diversifikasi di industri game. (inilah.com)