Reaksi PKS Soal Pertanyaan Marzuki Alie

Reaksi PKS Soal Pertanyaan Marzuki Alie
istimewa

INILAH, Jakarta - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW), sepakat dengan apa yang disampaikan oleh mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie. Yakni, pertanyakan DPR RI, soal hingga saat ini belum menunjukkan sikap tegas mendorong pemerintah untuk menurunkan harga BBM.

"Sepakat Pak.Pemerintah harus dikritisi agar turunkan harga BBM," tulis akun Twitter @hnurwahid, dikutip Jumat (5/6/2020).

HNW yang juga politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), juga menekankan bahwa perlu diketahui bahwa Fraksi PKS sudah berulangkali mendesak agar pemerintah segera menurunkan harga BBM di tengah pandemi corona.

"Sepakat Pak.Pemerintah harus dikritisi agar turunkan harga BBM. Sbgmna sudah dilakukan olh negara2 ASEAN lainnya. Bagi yg cukup kritis baca berita atau memfollow twitternya FPKS, mestinya tau, FPKS sudah lama&ber-kali2 meneriakkan&memperjuangkan itu. Spt saat raker2 dg MenESDM," tulis dia.

Sebelumnya, Marzuki Alie, menanyakan para wakil rakyat di DPR RI termasuk dari fraksi PKS, mengapa tidak mendorong pemerintah untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak atau BBM di tengah pandemi Corona Covid-19. Sehingga, mengikuti harga minyak dunia.

"Wahai partai2 yang mewakili rakyat
@PDemokrat @PdiperjuanganP @PartaiGolkar @Gerindra @DPP_PKB @NasDem @PKSejahtera pertanyaan sederhana, kapan BBM bisa diturunkan, mengikuti harga minyak dunia," tulis akun Twitter @marzukialie_MA, dikutip Jumat (5/6/2020).

Menurut Marzuki, sejatinya DPR RI meski reaktif terutama memprioritaskan dorongan terhadap pemerintah agar harga BBM diturunkan. Mengingatkan bahan bakar digunakan secara luas baik untuk sektor industri, transportasi, perikanan, pariwisata, pembangkit listrik, UMKM dan masih banyak lagi.

"Jgn anda diam, rakyat sdh capek teriak, pemerintah bergeming, dan anda diam," tulis dia.

Diketahui, harga minyak dunia sudah turun sejak awal tahun 2020 akibat permintaan industri anjlok usai maraknya wabah Corona di Wuhan, China. Hal tersebut membuat berbagai pihak mendorong pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan menurunkan harga bahan bakar minyak atau BBM di tengah pandemi Covid-19. (inilah.com)