Setuju Liga 1 Digelar September

Setuju Liga 1 Digelar September
net

INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar akhirnya bisa bernafas dengan lega. Pasalnya Liga 1 2020 telah menemui kepastian. 

Dari kabar yang didapat, PSSI berencana akan menggulirkan kembali kompetisi tertinggi tanah air itu pada September mendatang. Namun belum diketahui apakah melanjutkan Liga 1 2020 atau berganti menjadi musim baru. 

"Ya, yang pasti saya sangat setuju dan berharap Liga berjalan kembali. Dan saya merupakan satu di antara pemain yang setuju Liga berjalan lagi," tegas Dedi. 

Pemain yang akrab disapa Dado ini bahkan siap menjalani protokol kesehatan demi menyukseskan gelaran Liga. Ada delapan protokol kesehatan yang sudah disiapkan PSSI. Tak hanya oleh pemain dan ofisial tim, tetapi juga wasit. 

Poin pertama, klub diwajibkan untuk melakukan rapid test satu kali setiap minggu selama Liga 1 berlangsung. Kedua, pemain, ofisial, dan wasit wajib menggunakan masker di lingkungan stadion. 

Ketiga, tiga hari sebelum pertandingan, kedua klub yang bertanding dan wasit wajib melakukan rapid test. Keempat, hanya pemain dan wasit yang hasil tesnya negatif dipersilahkan bermain.

Kelima, ada pembatasan jumlan orang yang diperbolehkan berada di stadion. Keenam, kedua tim yang akan bertanding hanya diperbolehkan masuk dan keluar dalam satu pintu yang sama. 

Ketujuh, semua pemain diimbau tidak melakukan jabat tangan, tidak berbagi botol minuman, dan tidak meludah di lapangan. Kedelapan, tidak ada wawancara media dengan pemain dan ofisial di lapangan.

"Mudah-mudahan bisa berjalan lagi dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," kata Dado.

Pemilik nomor punggung 11 ini berharap kondisi ini tak selamanya terus dilakukan. Sebaliknya dilakukan secara normal atau seperti biasanya.

Karena itu, Dado berharap pandemi virus Corona (Covid-19) ini segera berakhir. Sehingga seluruh kegiatan bisa kembali berjalan seperti sediakala. 

"Saya berharap liga bisa normal lagi. Saya sebagai pemain sepak bola, semua pemain sepak bola di Indonesia berharap kompetisi digelar lagi terlepas kapan waktunya," tuturnya. 

Sejauh ini, Dado mengaku tak pernah berhenti untuk berlatih meskipun secara mandiri. Sebab baginya, latihan itu sangat penting perannya meski tidak ada kompetisi yang dijalani. 

Beruntung, latihan mandiri itu berjalan lancar. Pasalnya jajaran pelatih Persib Bandung juga tak pernah berhenti memberikan program latihan setiap pekannya. 

"Tapi kalau dibilang cukup engga cukup, pelatih lebih tahu soal takarannya lah. Pasti ada penurunan kondisi, tapi tim pelatih kasih program mandiri dengan sudah tahu takarannya," jelasnya. 

Terkait mengenai jadwal kumpul bersama tim, Dado mengaku belum mengetahuinya. Kemungkinan besar terjadi jika PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengeluarkan keputusannya soal jadwal digelarnya Liga. 

"Mungkin nunggu PSBB Bandung tanggal 12 (Juni). Nah nanti baru ada keputusannya dari manajemen," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)