Inilah Protokol Kesehatan Jika Liga 1 2020 Bergulir

Inilah Protokol Kesehatan Jika Liga 1 2020 Bergulir
net

INILAH, Bandung - Dari informasi yang dihimpun, berikut delapan protokol kesehatan yang disiapkan PSSI untuk bergulirnya Liga 1 termasuk Liga 2 2020.

1. Klub melakukan rapid test satu kali tiap minggu kepada seluruh tim dan ofisial selama liga berlangsung nanti. Manajemen klub juga diminta untuk memperhatikan himbauan dan instruksi Pemerintah pusat dan daerah terkait prosedur kesehatan.

2. Penggunaan masker diwajibkan di lingkungan latihan dan screening pengukuran suhu tubuh setiap hari ke setiap pemain dan ofisial.

3. Tiga hari sebelum pertandingan dilakukan rapid test pertama. H-1 kembali dilakukan rapid test kedua. Hasil tes akan diserahkan ke panpel jam 10.00 di hari H. Prosedur yang sama berlaku juga untuk wasit.

4. Hanya pemain dan wasit dengan hasil tes negatif yang dibolehkan bermain. Jika ada wasit yang positif Covid, maka akan disiapkan wasit cadangan. Pemain dengan hasil positif tanpa gejala, akan diisolasi mandiri diawasi dokter tim.

5. Pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan berada di stadion dengan total hanya 254 orang dengan dibagi ke 3 zona.

Zona 1: FOP (field of play) 82 orang
Zona 2: tribun area 100 orang
Zona 3: di sekeliling stadion (keamanan,dll) 72 orang

6. Saat hari H pertandingan, hanya ada satu pintu masuk/keluar dan wajib dilakukan pengukuran suhu. Setiap orang wajib menggunakan masker dan berjarak min 1 meter. Yang masuk ke zona 1 & 2 wajib memperlihatkan surat keterangan sehat bebas Covid.

7. Pemain diimbau tidak melakukan jabat tangan. Tidak berbagi botol minum dengan pemain lain dan tidak meludah di lapangan. Pasca pertandingan, disarankan tidak makan bersama dan mandi di ruang ganti stadion.

8. Tidak ada wawancara media dengan pemain dan ofisial di lapangan. Wawancara dilakukan secara virtual di ruang press conference yang disiapkan. (Muhammad Ginanjar)