Buntut 'Pesta Kuningan', Emil: ASN Harus Disiplin!

Buntut 'Pesta Kuningan', Emil: ASN Harus Disiplin!

INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta pada aparatur sipil negara (ASN) agar lebih disiplin dan menahan diri dari kegiatan yang dapat membuat kerumunan. Hal itu menyusul acara "pesta" yang dilakukan sejumlah ASN di Kabupaten Kuningan, beberapa hari lalu.

Adapun acara tersebut mendapat reaksi dari netizen di media sosial yang menyayangkan lantaran digelar di tengah pandemi Covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ridwan Kamil mengatakan, selain harus menahan diri dari kegiatan yang memancing kerumunan, ASN juga wajib menerapkan protokol kesehatan. 

"Kemarin ada kasus di Kuningan ada acara, apapun alasannya tindakan spontanitasnya saya kira kurang pas untuk dilakukan di saat ini, maka TNI Polri dan ASN agar menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan apapun judulnya dan isinya, itu saya kira teguran untuk ASN di sana,” ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/6/2020).

Berdasarkan informasi, Sebelumnya tayangan video beredar luas di media sosial memperlihatkan sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri sebuah pesta hajatan. Hal ini menuai polemik dan kritik dari netizen.

Dalam keterangan dalam video yang dihadiri undangan berseragam ASN, tercantum informasi bahwa  acara tersebut adalah diselenggarakan dalam rangka perpisahan seorang camat. 

Bupati Kuningan Acep Purnama melalui media sosial menjelaskan bahwa dia tidak mengetahui adanya acara perpisahan itu. Meski demikian, dia mengaku telah menugaskan tim dari Pelaksana Harian Crisis Center  untuk membubarkan acara tersebut.

"Itu bukan hajatan namun acara pisah sambut camat dan itu tanpa laporan kepada saya jika ada laporan sebelumnya pasti tidak akan saya izinkan, setelah ada info kaitan acara tersebut saya langsung menugaskan pelaksana harian crisis center untuk membubarkan acara tersebut," tulis dia. (riantonurdiansyah)