Berkas Perkara Mantan Sekretaris DPKPP Belum P21, Statusnya Tahanan Kota?

Berkas Perkara Mantan Sekretaris DPKPP Belum P21, Statusnya Tahanan Kota?
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor -  Berkas perkara mantan Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor berinisial I yang tersangkut kasus tindak pidana suap pengesahan dokumen rencana teknis (PDRT) belum juga lengkap penyelidikannya (P21).

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kabupaten Bogor Bambang Winarno mengatakan, hingga hari ini jajarannya masih menunggu revisi berkas perkara tersangka I, setelah sebelumnya dikembalikan karena ada hal yang tidak lengkap.

"Berkas perkara tersangka I mantan Sekretaris DPKPP Kabupaten Bogor belum dikembalikan ke institusi Kejaksaan semenjak dikembalikan untuk disempurnakan. Jika sudah P21 maka secepatnya akan kami sidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung," kata Bambang kepada wartawan, Senin (8/6/2020).

Ketika ditanya status penahanan tersangka I yang saat ini kabarnya merupakan tahanan kota dan bukannya di Mako Polres Bogor ataupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg sejak bulan Mei lalu, dia menegaskan perihal penahanan tersangka I masih dalam wewenang Polres Bogor.

"Kan berkas perkara atau kasus Tipikor yang melibatkan tersangka I belum P21 hingga tentang status tahanannya baik kota maupun lainnya itu masih dalam wewenang kepolisian (Polres Bogor)," terangnya.

Tersangka I beserta stafnya F dan RM selalu pemberi suap setelah terkena operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (3/6/2020) berikut barang bukti pengurusan izin PDRT rumah sakit di Kecamatan Cibungbulang, izin PDRT vila di Kecamatan Cisarua berikut uang sebesar Rp120 juta.

Para tersangka kasus Tipikor ini dijerat UU No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal selama 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp150 juta dan maksimal Rp750 juta.

Ditemui terpisah, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengaku saat ini tersangka I masih ditahan di Ruang Tahanan  Mako Polres Bogor.

"Kasus Tipikor atau suap PDRT yang melibatkan tersangka I dan tersangka lainnya masih kami lanjutkan proses hukumnya dengan menggelar perkara dan lainnya walaupun saat ini masih dalam masa pandemic wabah virus corona (covid 19). Untuk penahanan tersangka I, ia masih ditahan di Ruang Tahanan Mako Polres Bogor dan saat ini kondisi kesehatannya dalam kondisi baik," tukas AKBP Roland. (Reza Zurifwan)