Ini Curhatan I Made Wirawan di Masa Pandemi

Ini Curhatan I Made Wirawan di Masa Pandemi
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan mengaku tak memiliki banyak kegiatan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). 

Kiper yang sudah membela Persib sejak musim 2012-2013 ini hanya memanfaatkan waktu dengan berlatih. Sebab perannya sangat penting baginya. 

"Sampai sekarang, masih latihan sendiri, latihan mandiri," ungkap Made saat dihubungi, Senin (8/6/2020). 

Made memastikan, latihan mandiri itu akan terus dilakukan hingga masa pandemi Covid-19 berakhir. Apalagi sejauh ini, pemerintah masih menganjurkan masyarakat untuk berdiam diri di rumah dan melakukan social distancing.

"Tapi tentu sesuai dengan program yang diberikan tim pelatih. Ada latihan tambahan sendiri juga," katanya. 

Pemilik nomor punggung 78 ini semakin bersemangat dalam menjalankan proses latihan mandirinya. Sebab PSSI berencana akan melanjutkan kembali kompetisi yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. 

Induk organisasi sepak bola tanah air itu berencana akan kembali menggelar kompetisi pada September mendatang. Namun belum diketahui, apakah melanjutkan Liga 1 2020 atau berganti menjadi musim baru. 

"Kalau memang benar kompetisi mulai September, berarti sebelum itu sudah kumpul lagi. Ya pastinya sebulan atau dua bulan sebelumnya akan kumpul lagi, memulai lagi naikin kondisi," tuturnya. 

Sejauh ini, Made mengaku belum mendapatkan kabar terkait berkumpulnya kembali tim. Sebab PSSI pun belum memberikan keputusan kepastian mengenai Liga. 

"Ya masih nunggu keputusan PSSI, belum tau kapan. Kalau sudah pasti kapan (kompetisi dimulai) bisa membuat program seperti apa," katanya. 

Karena itu, kiper asal Bali ini masih akan terus fokus menjalani latihan secara mandiri. Meski merasakan kejenuhan, latihan harus tetap dilakukan.

"Kalau awal-awal masih semangat, tapi lama-lama ada bosan. Tapi dibikin variasi juga sama tim pelatih, jadi tidak membosankan. Dan kita juga punya cara sendiri biar merefresh," bebernya.

Satu di antaranya, lanjut Made dengan bermain bersama kedua anaknya. Sehingga rasa jenuh yang datang, seketika sirna. 

"Paling ngabisin waktu sama anak-anak juga karena kita engga bisa kemana mana, semua masih tutup, tempat refreshing juga tutup. Ya, banyak main sama anak-anak, becanda sama anak-anak," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)