Soal Jalan Tambang, Ade Yasin dan Emil Satu Frekuensi

Soal Jalan Tambang, Ade Yasin dan Emil Satu Frekuensi
INILAH, Bogor - Rencana Bupati Bogor Ade Yasin yang akan menggandeng investor untuk membangun jalan khusus tambang seirama dengan rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
 
Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyuwijaya bahwa dalam pertemuannya dengan Ridwan Kamil, mantan Wali Kota Bandung tersebut bahwa pembangunan jalan ksusus tambang lebih mungkin dibiayai investor atau konsorsium pengusaha tambang jika dibandingkan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.
 
"Ridwan Kamil pernah berbicara sama saya, bahwa di Kalimantan Selatan jalan khusus tambang dibangun oleh pengusaha tambang atau investor, hingga hal itu mau diterapkan di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang," ujar Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Kamis (24/1).
 
Dia menerangkan jika jalan khusus tambang dibangun oleh investor, maka itu menguntungkan banyak pihak mulai dari pengusaha tambang, pemerintah daerah hingga masyarakat luas yang selama ini terkena penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) akibat debu yang dihasilkan dari lalu lintas truk tambang 
 
“Jalan yang dilalui truk tambang saat ini kan jalan umum yang kapasitas kekuatannya 8 ton sementara truk tambang bermuatan 48 ton hingga harus ada jalan khusus tambang, saya sudah hitung dan investor akan mendapatkan untung dalam membangun serta mengelola jalan khusus tambang ini karena ini jalan berbayar," terangnya.
 
Kepala Badan Perencanaan Pengembangan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah menuturkan saat ini Pemkab Bogor terus mencari investor yang mau membiayai pembangunan jalan khusus tambang.
 
“Saat ini penyesuaian jam operasional truk tambang antara Pemkab Bogor dengan Pemkab Tanggerang bukan solusi yang terbaik hingga Kami sedang mencari investor yang mau  membangun dan mengelola jalan khusus tambang ini,” tutur Syarifah. (*)