Debat Hutang Negara, ini Kata Said Didu

Debat Hutang Negara, ini Kata Said Didu

INILAH, Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu mengatakan debat tentang utang sebenarnya adalah debat tentang masa depan generasi muda bukan terhadap kehidupan yang sedang berdebat.

"Tapi anehnya generasi muda cuek," cuit akun Twitter @msaid_didu, dikutip Kamis (11/6/2020).

Karena lanjut Said Didu, kebijakan utang adalah pilihan bukan salah benar. Agar tidak debat kusir, maka indikator debat harus dinilai dari dampak kebijakan utang masing-masing pihak.

Lalu substansi debat utang, meliputi besaran penambahan utang, tingkat bunga, sumber atau pemberi utang, persyaratan penggunaan, kemampuan membayar, dan perbandingan dengan negara lain.

Diketahui, ramai soal Ekonom Rizal Ramli bakal berdebat soal utang negara dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Belakangan Rizal Ramli berubah pikiran. Dia menyatakan tidak akan hadir dalam perdebatan yang jadwalnya diubah oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menjadi 24 Juni 2020.

Rizal mempercayakan perdebatan yang berlangsung pada 24 Juni nanti kepada jejaring aktivis Pro Demokrasi (ProDem). (inilah.com)