Ini Komentar Direktur Persib Mengenai Subsidi Rp800 Juta Untuk Liga 1

Ini Komentar Direktur Persib Mengenai Subsidi Rp800 Juta Untuk Liga 1
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono belum mau menanggapi rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk meningkatkan subsidi jika Liga 1 2020 dilanjutkan pada September mendatang.

Semula Rp520 juta per termin, sementara saat ini operator kompetisi ini berencana menaikan nilai subsidi sebesar Rp800 juta per termin lantaran pertandingan digelar di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Teddy mengaku harus menunggu kepastian lebih lanjut mengenai besaran subsidi tersebut. Terutama mengenai cara pembayaran yang akan dilakukan PT LIB.

"Rp800 juta itu, berapa bulannya, kita gak tahu juga. Kemarin Rp500 juta untuk 10 bulan, jadi Rp5 milyar lah. Kalau ini Rp800 juta tapi disebutin gak buat berapa bulannya," kata Teddy saat diwawancari melalui aplikasi zoom.

Dengan alasan itu, Teddy belum mau berkomentar mengenai kenaikan subsidi khususnya untuk para peserta Liga 1. Teddy mengaku masih harus menunggu keputusan yang pasti dari PT LIB maupun PSSI.

"Bisa saja Rp800 juta cuma untuk empat bulan, jadi Rp3,2 milyar atau cuma enam bulan, jadi Rp4,8 milyar. Jadi kita belum tahu juga," tegasnya.

Sebelumnya, Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar mengaku tidak mempermasalahkan jika terjadi kenaikan subsidi untuk peserta Liga 1.

"Tapi kalau uangnya tidak ada, buat apa. Tapi kalaupun dapat, misalkan dari sponsor, semuanya harus terbuka," tegas Umuh.

Meski demikian, hal itu baru sebatas rencana PSSI dan PT LIB. Usulan itu masih akan terus dikaji demi kompetisi yang dinantikan selama ini bisa berjalan dengan lancar. (Muhammad Ginanjar)