Ngeri Juga...Sudah 11 Warga Kabupaten Cirebon Meninggal karena DBD

Ngeri Juga...Sudah 11 Warga Kabupaten Cirebon Meninggal karena DBD

INILAH, Cirebon - Di tengah wabah Covid-19 yang sedang diwaspadai, ternyata wabah demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon juga tidak bisa dianggap enteng. Sejak Januari sampai pertengahan Juni ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mencatat ada 463 kasus dan 11orang meninggal dunia.

"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, memang terbilang rendah. Tahun lalu saja sampai bulan Juni sudah ada 1000 kasus," kata Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, Jumat (12/6).

Nanang juga menjelaskan, dari hasil pemetaan petugas di lapangan, terdapat 5 puskesmas dan 5 kecamatan dengan kasus DBD tertinggi. Puskesmas tersebut adalah Plumbon dengan 36 kasus dan 3 orang meninggal. Lalu  Sindanglaut dengan 30 kasus, Babakan 26 kasus, Jamblang 26 kasus, dan Ciledug 22 kasus.

"Lima puskesmas ini memang tercatat merupakan puskesmas tertinggi yang sering menjadi langganan pasien DBD," jelas Nanang.

Sedangkan 5 kecamatan tertinggi berada di Kecamatan Plumbon dengan 45 kasus. Kecamatan Greged 39 kasus. Kecamatan Lemahabang 30 kasus. Kecamatan Plered 28 kasus dan Kecamatan Babakan dengan 26 kasus.

Namun Nanang memprediksi, penyakit DBD kemungkinan tahun ini presentasinya relatif kecil. Untuk tahun lalu, pada bulan Januarinya saja sudah ada 100 kasus penderita DBD. Bulan Februri tercatat ada 205 kasus dan 5 warga meningal dunia. Kemudian bulan Maret ada 179 penderita dan 2 meninggal. Bulan April ada 195 pasien dan 6 orang meninggal. 

Nanang juga menyebutkan bulan Mei tercatat ada 220 pasien dan 3 orang dinyatakan meninggal. Terakhir bulan Juli ada 85 pasien dan 1 orang meninggal.

"Tahun lalu yang terkena DBD ada 1.291 pasien. Sementara yang meninggal ada 17 orang. Dinkes juga sedang melakukan poging pada daerah yang terkena DBD. Tapi untuk mengantisipasi meningkatnya  DBD, kami meminta supaya masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan senantiasa memberantas sarang nyamuk dengan metode 3M plus," tukas Nanang (maman suharman)