'Surat Sakti' Anggota DPRD Jabar, Ini Tanggapan Kadisdik Jabar Anyar

'Surat Sakti' Anggota DPRD Jabar, Ini Tanggapan Kadisdik Jabar Anyar
net

INILAH, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi memastikan, ada atau tidak adanya surat rekomendasi belum tentu calon siswa tersebut dapat diterima di sekolah pilihan. Artinya dalam PPDB terdapat sejumlah mekanisme secara formal yang harus dilalui untuk memenuhi syarat. 

"Jadi sebetulnya ada surat rekomendasi atau tidak itu jangan dianggap bahwa anak itu akan masuk. Kita lihat lagi siswanya dengan berbagai prosedur yang ada," ujar Dedi, akhir pekan lalu.

Terlebih, Dedi melanjutkan PPDB 2020 ini ditempuh melalui sistem online yang dapat meminimalisir terjadinya berbagai kecurangan. Karena itu, mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-D) Jabar ini  berharap seluruh pihak bisa mematuhi prosedur untuk mewujdukan kesuksesan PPDB di Jabar. 

"Terlepas dari ada cerita masih ada kekurangan. Hal tersebut kita jadikan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik lagi pelaksanaan PPDB di Jawa Barat," katanya.

Dedi yang baru saja dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat (12/6/2020) ini juga berencana akan melalukan road show guna memantau pelaksanaan PPDB pada sejumlah Kantor Cabang Dinas Pendidikan di Kota Kabupaten. Kegiatan ini akan berlangsung pada pekan depan. 

"Kita akan meminta pihak inspektorat (Jawa Barat) untuk mengawal PPDB agar berjalan lancar," pungkas Dedi. (Rianto Nurdiansyah)