Luncurkan Buku, Bima Sumbangkan Hasil Penjualan

Luncurkan Buku, Bima Sumbangkan Hasil Penjualan
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya meluncurkan buku berjudul Positif! di kediaman pribadinya melalui saluran daring. Buku tersebut ditulis selama diisolasi di RSUD Kota Bogor dan isinya tentang perjuangan dirinya serta peran tenaga medis selama isolasi. 

Diketahui, orang nomor satu di Kota Bogor itu menjadi orang Bogor pertama yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ia pun harus dirawat dan diisolasi di RSUD Kota Bogor yang notabene baru diresmikan pada awal tahun ini. 

Selama 22 hari diisolasi, Bima Arya tak pasrah begitu saja. Perjuangan melawan Covid-19 terus ia lakukan di kasur pesakitan, arahan demi arahan pun ia berikan kepada jajarannya di Pemkot Bogor untuk memastikan mereka siap menghadapi wabah pandemi ini. Banyak hal menarik yang belum pernah Bima Arya ungkap ke publik dibalik terpaparnya dirinya. Ia pun kemudian meluncurkan buku berjudul Positif!. 

Buku limited edition dan bertandatangan basah Bima Arya ini dibagikan kepada tenaga medis yang merawat dirinya di RSUD Kota Bogor.

"Buku ini ditulis untuk membagikan pengalaman dan renungan. Ini bukan saja bagian dari keinginan untuk mengedukasi publik tentang Covid-19, tetapi lebih dari itu. Ini adalah bagian dari tafsir Bima Arya atas ujian yang telah dihadapi. Semoga buku ini dapat menjadi panduan bagi yang terpapar dan juga dapat memberikan kesadaran bagi semua orang untuk dapat mengikuti ketentuan yang ada agar terhindar dari Covid-19," kata Bima Arya.

Bima melanjutkan, dalam buku dengan tebal 148 halaman tersebut, ia bercerita tentang banyak hal seputar perjuangan melawan Covid-19. Kisah tersebut dimulai ketika Bima Arya bersama jajaran pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin, 2 Maret 2020 lalu.

"Pertemuan dengan Presiden berlangsung sekitar 30 menit. 15 menit pertama membahas virus Corona, sisanya tentang Apeksi dan isu-isu politik pemerintahan lain. Dalam buku juga diceritakan aktivitas Bima Arya selama di Turki dan Azerbaijan hingga kepulangannya ke tanah air yang menghebohkan pemberitaan karena status orang dalam pemantauan," tuturnya.

Bima menjelaskan, suasana haru dan emosional pun turut dibagikan dalam buku ini, apalagi ketika ia dinyatakan positif Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Saya siapkan mental untuk hal yang terburuk. Tak lama kemudian telepon masuk. Saya lihat dari Ajudan Pak Gubernur. Jantung saya berdegup kencang. Saya angkat dan oleh ajudan disambungkan ke pak Gubernur. Tak lama kemudian terdengar suara pak Gubernur. Ya Allah, walaupun sudah menyiapkan diri, tetap saja kalimat kang Emil tadi seperti petir menyambar di sore hari tadi. Saya positif Corona! Positif!," jelasnya dalam keterangan tertulis.

Masih kata Bima, bagian selanjutnya adalah bagian paling berat. Menyampaikan kabar ini ke istrinya Yane dan anak-anak. Yane menatap dirinya dengan wajah sedih yang dikuat-kuatkan. Tidak ada kata-kata yang terucap. 

"Sambil berusaha tersenyum, tangannya terbuka dengan posisi ingin memeluk. Lima menit kemudian Yane, Kinaura dan Kenatra keluar dari kamar. Kinaura ekspresinya sendu. Kenatra matanya merah dan terus menunduk. Delapan belas tahun menikah, membesarkan dua anak dengan semua suka duka nya, inilah rasanya momen paling mengoyak hati. Saya kuatkan hati, menahan tangis dan langsung menyiapkan barang seperlunya untuk dibawa ke Rumah Sakit," bebernya.

Menurutnya, banyak kisah dirinya yang dibagikan dalam buku tersebut seperti seputar pertanyaan tertular Covid-19 di mana?, apa rasanya?, bagaimana proses sembuhnya?, minum obat apa? dan makan apa saja?.

"Jawabannya ada di buku Positif! ini. Selama di RSUD, setiap hari saya tuliskan semua yang saya alami dan rasakan. Dilanjutkan ketika masa isolasi di rumah. Juga renungan saya tentang pandemi ini. Semua keuntungan dari hak cipta buku ini akan saya sumbangkan bagi kegiatan edukasi tentang Covid19. Semoga buku ini bermanfaat," terangnya.

Bima menegaskan, buku dengan dominan warna biru dan bersampul wajah Bima Arya yang akan menggunakan masker merah putih ini sudah tersedia di toko buku Gramedia. Pemesanan pun bisa dilakukan secara online. (Rizki Mauludi)