Persib Putar Otak untuk Tiru Korea Selatan dan Denmark

Persib Putar Otak untuk Tiru Korea Selatan dan Denmark
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono belum mau memikirkan, apalagi meniru tim asal Korea Selatan untuk menggunakan boneka jika lanjutan Liga 1 2020 memiliki opsi tanpa penonton. 

Menurutnya perlu pembahasan lebih lanjut untuk menggunakan boneka meski tujuannya untuk memberi semangat para pemainnya yang berlaga di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). 

"Ya kita memang melihat itu, misalnya di Denmark yang menggunakan TV dengan gambar penonton di sekeliling Stadion, lapangan. Cuma kita belum memikirkan sampai sebegitu apa, karena itu tadi ujung-ujungnya kita perlu menghitung juga," jelas Teddy.

Benar saja, kompetisi di Denmark menggunakan layar LED dengan gambar penonton. Bahkan terdapat suara gemuruh penonton agar suasana pertandingan seperti benar-benar disaksikan penonton. 

"Okelah kalau hanya menggunakan sound system karena gak terlalu mahal. Tapi kalau misal kayak pasang boneka atau pasang LED dengan gambar-gambar penonton, sudah pasti akan memakanan biaya," bebernya. 

Teddy juga mengaku belum mengetahui hasil positif yang dirasakan setiap tim saat menggunakan boneka atau LED sebagai pengganti penonton. 

"Kita belum tahu meskipun sudah banyak referensi dari luar sebenarnya. Tapi cost dan benefits-nya seperti apa gitu," pungkasnya. 

Opsi tanpa penonton itu sempat diwacanakan PSSI jika Liga 1 2020 kembali digulirkan. Keputusan tanpa penonton itu dikeluarkan karena pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir. 

Namun sejauh ini, PSSI belum memutuskan secara resmi terkait peraturan tersebut. Terlebih nasib lanjutan Liga 1 2020 belum menemui kepastian meski rencananya akan digelar September mendatang. (Muhammad Ginanjar)