Terminal Leuwipanjang Mulai Dipadati Penumpang Tujuan Luar Kota

Terminal Leuwipanjang Mulai Dipadati Penumpang Tujuan Luar Kota
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Sejak dibuka kembali oleh Pemerintah Kota Bandung, pada sabtu (13/6/2020). Terminal Leuwipanjang mulai dipadati penumpang.

Berdasarkan pantauan, tampak sejumlah penumpang telah datang ke Terminal Leuwipanjang sedari pagi. Sebelum memasuki area Terminal, sejumlah protokol kesehatan pun harus ditaati para penumpang. Diantarnya, penggunaan masker dan pengecekan suhu tubuh oleh petugas.

Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat mengatakan, ada kenaikan bus dan penumpang baik yang datang maupun pergi. Pada hari pertama pembukaan terminal, sudah ada 100 kendaraan yang datang dengan jumlah penumpang capai 851 orang.

"Kemudian untuk keberangkatan pada Sabtu kemarin ada 97 kendaraan yang mengangkut 569 penumpang," ucap Asep saat ditemui di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Senin (15/6/2020).

"Untuk hari kedua naik di mana keberangkatan dari terminal ada 1.035 orang dan kedatangan 1.072 orang," sambungnya.

Berbeda dengan Asep. Satu diantara kenek po bus Prima Jasa, Dahlan, mengungkapkan, jumlah penumpang bus nya menurun drastis dari biasanya. Terlebih dengan adanya penerapan protokol kesehatan Covid-19, setiap bus hanya diperbolehkan membawa penumpang maksimal 50 persen dari jumlah maksimal penumpang.

"Maksimal bus hanya bisa diisi 20 penumpang saja dari sebelumnya bisa mencapai 40 orang. Kadang hanya berlima atau kurang. Ini saja nunggu dari jam 8 pagi baru dua penumpang yang naik," ujar Dahlan.

Saat disinggung upaya meminimalisir kerugian penyedia jasa bus. Dahlan, menuturkan, pihaknya menaikan tarif bus hingga 50 persen. Meski begitu, jumlah tersebut belum mampu menutupi kerugian yang dialami.

"Meski harga tiket dinaikkan belum tentu menutup operasional bus sekali jalan. Ini karena jumlah penumpang yang belum terpenuhi. Biasanya penumpang di luar terminal membludak, tapi sekarang sangat sepi," pungkas Dahlan. (Ridwan Abdul Malik)