Kembali Buka, Sejumlah Mal di Kota Bandung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Kembali Buka, Sejumlah Mal di Kota Bandung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung mulai membuka 23 pusat perbelanjaan atau mal yang sempat tutup akibat pandemi Covid-19. Sejumlah mall pun lakukan penerpaan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Berdasarkan pantauan di Salah satu mall di Kota Bandung yaitu Bandung Indah Plaza (BIP), sejumlah protokol kesehatan ketat mulai diterapkan. Mulai dari pengecekan suhu menggunakan thermal kamera hingga kewajiban penggunaan masker sebelum memasuki area mal.

Markom Manager BIP Aditia Fahmi mengatakan, protokol kesehatan Covid-19 secara ketat mulai diterapkan sejak kedatangan pengunjung ke mal BIP. Para pengunjung akan diperiksa suhu tubuhnya melalui thermal kamera.

Lebih lanjut, Aditia menjelaskan, jika terdapat pengunjung mal yang memiliki suhu diatas 37,5 derajat celcius. Maka pengunjung tersebut pun dilarang memasuki area mal BIP.

"Untuk di pintu lobi utama kami ada thermal kamera di mana langsung otomatis deteksi suhu tubuh setiap orang yang masuk, lalu di situ juga ada langsung kita capture bila tidak menggunakan masker dan suhu tubuh di atas 37,5 derajat langsung ada peringatan," ucap Aditia saat ditemui di mal BIP, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (15/6/2020).

Sesuai anjuran Pemerintah, Aditia menyebutkan, mal BIP hanya menerima pengunjung sebanyak 30 persen dari kuota pengunjung pada hari normal biasanya.

"Di Bip kita ikuti aturan pemerintah terkait pengunjung, kita hanya menerima 30 persen pengunjung," ungkap Aditia.

Terpisah, Marketing Communication Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Ira Siska Utami mengatakan, pihaknya juga melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Namun, yang berbeda di TSM Bandung pengecekan suhu masih melakukan manual atau thermometer tembak.

Meski begitu, Ira menjelaskan, petugas yang dikerahkan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pun disiagakan mulai dari pintu masuk dan keluar, hingga di dalam Lift.

"Iya kita masih manual (thermometer tembak), namun petugas kita siagakan di beberapa sudut mall, bahkan ada yang khusus ditempatkan di dalam lift," ungkap Ira saat ditemui di TSM Bandung.

Selain itu, Ira menjelaskan pihaknya juga telah memasang rambu atau tanda-tanda untuk menerapkan aturan sosial distancing di dalam mal. Diantaranya, stiker-stiker pembatas jarak bagi pengunjung mall.

"Kita juga siapkan tanda-tanda untuk menerapkan aturan jaga jarak yah, kemudian ada jalur-jalur khusus untuk pengunjung agar tidak berhimpitan," ungkap Ira.

Saat disinggung jumlah pengunjung pada hari pertama buka kembali setelah tutup akibat PSBB. Ira menambahkan, jumlah pengunjung sedari pagi tidak lebih dari 1800 orang. Pasalnya, pihak mall juga melakukan pembatasan pengunjung sesuai aturan pemerintah yaitu 30 persen.

Selain itu, lanjut ira, mayoritas pengunjung juga sudah menaati aturan Pemerintah terkait protokol kesehatan. Artinya, pengunjung dinilai tertib, mulai dari penggunaan masker hingga penerapan jaga jarak.

"Kebanyak pengunjung mayoritas tertib yah, mereka menggunakan masker, tidak lupa cuci tangan menggunakan hand sanitizier yang kita sediakan juga, dan kita belum menemukan adanya pengunjung yang tidak mengindahkan protokol kesehatan," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)