Fabio Quartararo Bicara soal Keistimewaan Marc Marquez, Apa Itu?

Fabio Quartararo Bicara soal Keistimewaan Marc Marquez, Apa Itu?

INILAH, London - Tahun lalu, dia jadi penantang serius Marc Marquez. Musim depan, Fabio Quartararo bahkan jadi ancaman serius karena bergabung dengan tim pabrikan Yamaha. Toh, dia memuji Marc Marquez setinggi langit. Apa katanya?

Pembalap asal Prancis itu menempatkan Marc Marquez sebagai pembalap yang berbeda dengan lainnya. Marc Marquez, juara dunia enam kali itu, bahkan mampu menghadirkan perbedaan terhadap pembalap lain. Jagoan Repsol Honda itulah yang membuat lawan-lawannya kini berlatih lebih keras.

Marc Marquez naik ke MotoGP pada 2013 sebagai juara dunia Moto2. Sejak saat itu, dia memenangkan enam gelar juara dunia dalam tujuh tahun terakhir. Sebanyak 56 balapan dia menangkan, tak terhitung rekor yang dia pecahkan.

Tahun 2014, saat memenangkan gelar juara dunia kedua secara beruntun, Marc Marquez memenangkan 10 balapan secara berturut-turut di awal musim. Saat itulah, pembalap asal Spanyol itu membuka mata pembalap-pembalap papan atas MotoGP lainnya.

Dikenal dengan rezim latihan keras, termasuk latihan membalap di jalur lurus dan motocross, menurut Fabio Quartararo, Marc Marquez meningkatkan level latihan. Fabio Quartararo mengakui terus terang, dia menjadikan rezim latihan Marc Marquez sebagai contoh.

"Tingkat tuntutan latihan yang sekarang terjadi di MotoGP didirikan Marc. Dia yang meningkatkan batasan itu. Baik di Moto3, Moto2, dan tentu saja di MotoGP," ujar pembalap yang musim ini masih membela Petronas Yamaha itu.

Sebelum Marc Marquez melakukan debut pada 2013, tak seorang pun pembalap yang berlatih sekeras sekarang. "Marc kemudian memenangkan 10 balapan pertama di tahun 2014 dan sekarang kita lihat bagaimana dia terus belatih sampai mati," tegasnya.

Kemudian, tambah Fabio Quartararo, semua pembalap berubah. Dia melihatnya langsung ketika masih bertarung di Moto3. Itu pula yang membuat pembalap Prancis itu termotivasi.

"Saya mulai dengan lintasan jorok dua tahun lalu karena Marc juga melakukan di lintasan jorok. Itu salah satu latihan terbaik," katanya.