Kurangi Risiko Penyebaran Covid-19 di Mal, Kamar Ganti dan Great Sale Ditiadakan

Kurangi Risiko Penyebaran Covid-19 di Mal, Kamar Ganti dan Great Sale Ditiadakan
Foto: Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung resmi membuka 23 Mal atau pusat perbelanjaan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional tahap kedua. Namun, meski telah dibuka terdapat sejumlah aturan ketat guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di dalam mal.

Satu di antaranya, fitting room atau kamar ganti yang berada pada tenant pakaian di dalam mal dipastikan tidak boleh dibuka, hal itu diatur melalui Perwal Bandung Nomor 34 tahun 2020 mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Selain itu, program great sale yang diadakan di toko pakaian pun tak boleh menumpuk pakaian di keranjang.

"Gak boleh ada fitting room dan gak boleh ada great sale yang disimpan di dalam keranjang," ucap Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Pemkot Bandung Elly Wasliah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (16/6/2020).

Untuk itu, Elly mengungkapkan peniadaan fitting room semata-mata untuk menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19 di dalam mal. Oleh karena itu, Dia mengimbau seyogyanya masyarakat yang akan membeli produk pakaian sudah mengetahui betul ukuran pakaian yang akan mereka kenakan.

"Ya memang tidak ada fitting room, jadi kalau misalkan ke sana beli baju tuh memang udah yakin dan tahu ukurannya," ujar Elly.

Lebih lanjut, Elly menambahkan, pihaknya telah memberikan himbauan kepada manajemen toko atau mal untuk menyiagakan petugasnya, agar sigap mengarahkan para pembeli produk pakaian untuk menerapkan protokol kesehatan.

Diantaranya, penggunaan hand sanitizer terlebih dahulu apabila hendak menyentuh pakaian.

"Bagusnya ada petugas yang memang mobile dan setiap ada yang mau pegang lagi baiknya diarahkan pakai hand sanitizer dulu untuk keamanan," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)