Buron 2 Tahun, Oey Han Bing Langsung Dijebloskan ke Penjara

Buron 2 Tahun, Oey Han Bing Langsung Dijebloskan ke Penjara
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung - Setelah hampir dua tahun buron, Tim Kejari Bandung akhirnya menjebloskan pemilik PT Sariyunika Jaya Oey Han Bing akhirnya dijebloskan ke dalam tahanan lapas Banceuy Bandung.

Dia ditangkal di persembunyiannya di sebuah Villa Pekayon, Jati Asih Kota Bekasi, Selasa (16/6/2020) sekitar Pukul 02.30 WIB dini hari.

Kajari Bandung Nurizal Nurdin, melalui Kasi Intel Aco Rahmadijaya Membenarkan tentang penangkapan tersebut. Dia ditangkap dinihari tadi di Bekasi, dan tidak ada perlawanan.

"Penangkapan kita lalakukan merupakan pelaksanaan eksekusi vonis tiga tahun penjara yang telah inkracht," katanya.

Sebelum dinyatakan buron, pihaknya sudah melakukan pemanggilan selama tiga kali. Namun tidak datang sejak Vonis Mahkamah Agung pada tanggal 3 Desember 2018 lalu.

"Sekarang terpidana kita tahan di Lapas Banceuy Bandung," ujarnya.

Seperti terungkap, Hoey Ham Bing dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat dalam sidang putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Wasdi Permana di 2018.

Han Bing, menurut Hakim Wasdi Permana  terbukti melakukan tindak pidana menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik dan dihukum selama tiga tahun penjara, dipotong masa tahanan. Hukuman tersebut Iebih ringan 1 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
 
Atas putusan tersebut Hoey Ham Bing melakukan upaya hukum sampai tingkat Mahkamh Agung. Mahkamah Agung pada tanggal 3 Desember 2018 menguatkan vonis tiga tahun terhadap Oey Ham Bing

Seperti diketahui, Oey Han Bing dilaporkan saudara kandungnya Oey Cheuw Ming pada 8 Mei 2014. Oey Han Bing yang saat itu menjabat sebagai Direktur PT. Sariyunika Jaya didakwa melakukan pemalsuan sejumlah saham -saham milik Oey Cheuw Ming dan Oey Huei Beng. Ketiganya juga diketahui merupakan saudara kandung. Dalam hal ini ketiganya adalah pemilik perusahaan PT. Sriyunika Jaya yang berlokasi di Kota Cimahi, Jawa-Barat.

Menurut dakwaan JPU, Oey Han Bing secara sembunyi-sembunyi melakukan perbuatan pembelian saham dari adiknya Oey Cheuw Ming. Dikatakan secara sembunyi-sembunyi karena Oey Cheuw Ming sama sekali tidak mengetahui perbuatan kakak kandungnya ini, lantaran dirinya telah bermukim di Amerika sekian lama.

Atas Perbuatannya Hoey Han Bibing didakwa melanggar pasal 266  ayat (1) dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun. Terhadap putusan Majelis Hakim PN Bandung, Oey Han Bing melakukan upaya hukum sampai tingkat kasasi Mahkamah Agung. (Ahmad Sayuti)