Ini Empat Peluang Titipan Calon Peserta Didik di Luar PPDB 2020 Online

Ini Empat Peluang Titipan Calon Peserta Didik di Luar PPDB 2020 Online
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat Iwan Hermawan mengungkapkan ada empat peluang titipan calon peserta didik diluar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 online di Jabar.

Pertama, kata Iwan, sebagian besar sekolah tidak memaksimalkan kuota, misalnya dalam PPDB online kuota 34 orang perkelas, setelah masuk biasanya digenapkan menjadi 36 siswa perkelas, sehingga akan ada bangku cadangan 20 orang persekolah atau bahkan tambah kelas.

Kedua, adanya kuota kosong karena kurang pendaftar seperti jalur keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) di sekolah favorit atau jalur anak berkebutuhan khusus (ABK), jalur perpindahan dan putra-putri tenaga kesehatan, jalur jalur ini dalam pergub kuota se banyak-banyaknya sehingga tidak bisa di geser dari jalur lain kecuali jalur KETM.

Ketiga, perkiraan siswa tidak naik ke kelas XI biasanya memotong kuota, namun setelah pembagian rapor naik semua sehingga ada kekesongan bangku sejumlah siswa yang di perkirakan tidak naik.

Keempat lanjut Iwan, berdasarkan PP 17 tahun 2010 penerimaan peserta didik baru menjadi kewenangan kepala sekolah bukan Kadisdik ataupun kepala cabang dinas (KCD), hal inilah yang bisa disalahgunakan untuk menerima titipan di luar PPDB online resmi.

"Atas dasar ini maka FAGI Jabar menghimbau masyarakat untuk memantau terus perkembangan kuota di tiap sekolah, karena pengurangan kuota ini sangat merugikan siswa yang benar-benar mendaftar ke PPDB online yang resmi, dan akan menyakitkan siswa jika titipan diluar PPDB online malah yang di terima, mungkin saja ada oknum kepala sekolah sengaja menyiakan kuota untuk titipan ini," kata Iwan, Selasa (16/6/2020). (Okky Adiana)